Cak Imin Yakin Jadi Cawapres Jokowi, Ini Kata PDIP

Cak Imin yakin akan menjadi cawapres Jokowi. Bahkan dia mengklaim kemenangan Jokowi berada di PKB. Apa tanggapan PDIP?

oleh Anendya NiervanaDiterbitkan 28 Maret 2018, 13:21 WIB
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyampaikan pidato politik sebelum menuju Gedung KPU RI, Jakarta, Minggu (18/2). Pidato tersebut bertemakan demokrasi untuk kemanusiaan, keadilaan dan kemakmuran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meyakini dirinya akan menjadi cawapres Jokowi dalam Pilpres 2019. Sejumlah langkah terus dilakukan.

Setelah berziarah ke makam Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Cak Iminmengaku terus melakukan komunikasi dengan ketua umum partai koalisi pendukung Jokowi.

Bahkan Cak Imin mengklaim bahwa kunci kemenangan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang terletak di PKB. Lantas bagaimana tanggapan PDIP menghadapi manuver Muhaimin Iskandar?

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, partainya tidak mempermasalahkan kemungkinan Cak Imin mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019. Asalkan, opsi itu sesuai kepentingan rakyat.

"Ya boleh-boleh saja. Yang penting ketika melakukan berbagai upaya-upaya itu pergerakannya ke bawah, bukan ke atas. Jadi di tengah rakyat. Karena rakyat kan yang menentukan pilihan-pilihan itu," jelas di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018).

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Partai Siapkan Pemimpin

Muhaimin Iskandar saat bersama Mendes PDTT Eko. (Istimewa)

Menurut Hasto, setiap pimpinan partai mengemban misi partainya masing-masing. Sebab, semua partai memang bertugas menyiapkan pemimpin.

"Pak Romi (Ketua Umum PPP Romahurmuziy) misalnya juga didorong oleh PPP. Pak Muhaimin didorong oleh PKB, itu hal yang wajar karena setiap partai kan menyiapkan pemimpin," imbuh Hasto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya