Liputan6.com, Merauke - Salah satu kota di ujung timur Nusantara Indonesia yang langsung berbatasan dengan Negara Papua Nugini (PNG). Daerah ini mempunyai destinasi wisata yang tak kalah menarik dibanding daerah lain di Indonesia.
Salah satu yang kini menjadi daya tarik Merauke, yakni: berburu sunset atau matahari terbenam di Laut Arafura. Daya tarik destinasi ini sangat besar, terutama bagi kalangan para juru foto.
Advertisement
Matahari tenggelam di Merauke boleh dibilang paling indah. Sebab, Merauke berada di garis horinzontal, sehingga ketika sore hari, daerah-daerah pesisir pantai, seperti Pantai Mbuti atau Pantai Lampu Satu, Merauke, selalu ramai dikunjungi orang dengan satu tujuan: menikmati kecantikanmatahari tenggelam di Laut Arafura, Merauke.
"Bahkan, ada kepuasan memotret sunset di Merauke, karena posisi matahari benar-benar turun di garis horizontal dan kelihatan begitu dekat,” katanya.
Amran sendiri mengaku sudah tujuh tahun menggeluti dunia fotografer landscape, dirinya hanya tertarik memotret objek matahari tenggelam.
"Jika di daerah pantai ada banyak objek yang bisa dipotret dengan latar belakang sunset. Sebab, benar-benar sunset-nya terlihat. Ini karena daerah Merauke datar, sehingga di kala matahari terbenam, benar-benar terlihat, berbeda di daerah lain," ungkapnya.
"Ada keunikan tersendiri memburu sunset Laut Arafura di Merauke. Uniknya itu, di saat sunset, air laut itu surut bisa mencapai dua kilometer. Sehingga efek dari pantulan pasir itu memancarkan cahayanya. Inilah yang menambah menarik jika dipotret," jelas Hansen.
Hansen mengakui, jika hanya memotret pantai itu kurang menarik karena hampir semua pantai di Merauke terjadi abrasi dan terlihat tak terurus atau ada sampah yang berserakan di mana-mana. “Tapi itu bukan tujuan saya. Kami hanya mengabadikan sunset, karena ini hanya terjadi waktu-waktu tertentu," ungkapnya.
Namun, Hansen berharap, para fotografer landscape dari luar Merauke bisa datang menyaksikan dan mengabadikan keindahan, kecantikan dan keajaiban sunset di Laut Arafura yang ada Merauke.
"Sebab, jauh lebih indah dari daerah lain,” katanya.