Ketua MUI Minta Jokowi Beri Grasi Abu Bakar Baasyir

Ma'aruf Amin juga meminta kepada Jokowi untuk mengizinkan Baasyir dirawat di rumah sakit.

oleh Hanz Jimenez SalimDiterbitkan 28 Februari 2018, 14:50 WIB
Abu Bakar Baasyir saat di Lapas Gunung Sindur (Achmad Sudarno/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua M‎ajelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin minta Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi grasi kepada Abu Bakar Baasyir.

"Beliau (Ustaz Baasyir) sakit perlu diobati, kemudian juga diberikan semacam kalau bisa dikasih grasi, ya itu terserah Presiden‎," kata Ma'ruf Amin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Selain meminta grasi untuk Abu Bakar Baasyir, Ma'aruf Amin juga meminta kepada Jokowi untuk mengizinkan Baasyir dirawat di rumah sakit.

"Saya pernah menyampaikan itu ke presiden dan presiden merespons bagus‎, bagaimana beliau (Baasyir) di rawat di rumah sakit," tanbah Ma'aruf Amin.

 

Dirawat di RSCM

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir menyapa pendukungnya di ruang sidang PN Cilacap, Jawa Tengah, (12/1/2016). Sebelumnya, PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Abu Bakar Ba'asyir. (REUTERS/Darren Whiteside)

Hanya saja, Ma'aruf enggan menyebutkan lokasi rumah sakit tempat Abu Bakar Baasyir dirawat, meski beredar informasi dia tengah di rawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Saya belum tahu persisnya, tapi presiden setuju," ucap Ma'aruf Amin.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya