Liputan6.com, Ambon: Penagih utang atau debt collector yang tewas karena diduga dianiaya oknum TNI di Jakarta sudah tiba di rumah duka di Karang Panjang, Ambon, Maluku, Kamis (21/4). Selanjutnya jenazah Johanes Manuputty akan dikebumikan di tempat pemakaman umum Ambon.
Ayah korban yang menerima jenazah anaknya mengaku sangat terpukul saat pertama kali mendengar insiden di kantor Sinar Mitra Sepadan (SMS) Depok, Jawa Barat, tempat Helmy bekerja. Orang tua almarhum berharap peristiwa kekerasaan yang dialami anaknya tidak lagi terjadi.
Johanes, pekerja perusahaan penagihan kredit meninggal setelah sempat dirawat sepekan di RS UKI Cawang, Jakarta Timur. Sang istri mengaku suaminya diculik setelah menagih kredit seorang anggota TNI. Korban sempat dilepas namun diminta membuat surat pernyataan agar tak menuntut penganiayaan itu.(JUM)
Ayah korban yang menerima jenazah anaknya mengaku sangat terpukul saat pertama kali mendengar insiden di kantor Sinar Mitra Sepadan (SMS) Depok, Jawa Barat, tempat Helmy bekerja. Orang tua almarhum berharap peristiwa kekerasaan yang dialami anaknya tidak lagi terjadi.
Johanes, pekerja perusahaan penagihan kredit meninggal setelah sempat dirawat sepekan di RS UKI Cawang, Jakarta Timur. Sang istri mengaku suaminya diculik setelah menagih kredit seorang anggota TNI. Korban sempat dilepas namun diminta membuat surat pernyataan agar tak menuntut penganiayaan itu.(JUM)