FOTO: Diduga Terima Suap Rp 6,2 Miliar, KPK Resmi Tahan Bupati Halmahera Timur

KPK resmi menahan Rudy Erawan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kementerian PUPR 2016

oleh Johan Fatzry diperbarui 12 Feb 2018, 20:15 WIB
KPK Resmi Tahan Bupati Halamahera Timur
KPK resmi menahan Rudy Erawan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kementerian PUPR 2016
Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (12/2). KPK resmi menahan Rudy Erawan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kementerian PUPR 2016. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (12/2). Diduga besaran suap yang diterima oleh Rudy sebesar Rp6,2 miliar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (12/2). KPK resmi menahan Rudy Erawan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kementerian PUPR 2016. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Ekspresi Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (12/2). Diduga besaran suap yang diterima oleh Rudy sebesar Rp6,2 miliar. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (12/2). KPK resmi menahan Rudy Erawan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kementerian PUPR 2016. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya