Liputan6.com, Jakarta: Pembangunan gedung baru DPR memasuki masa tender. Namun ternyata tak semua anggota Dewan setuju dengan pembangunan gedung yang menghabiskan dana Rp 1,1 triliun tersebut.
Ketika ditemui baru-baru ini, anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Dedi Gumelar menilai, pembangunan ruang kerja Wakil Rakyat di kantor baru cukup mewah. Untuk satu ruangan saja ditaksir menghabiskan dana Rp 800 juta.
Itulah sebabnya, sejak awal banyak kalangan, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang menolak pembangunan gedung DPR. Selain tak transparan, pembangunannya juga menghamburkan anggaran negara.(ULF)
Ketika ditemui baru-baru ini, anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Dedi Gumelar menilai, pembangunan ruang kerja Wakil Rakyat di kantor baru cukup mewah. Untuk satu ruangan saja ditaksir menghabiskan dana Rp 800 juta.
Itulah sebabnya, sejak awal banyak kalangan, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang menolak pembangunan gedung DPR. Selain tak transparan, pembangunannya juga menghamburkan anggaran negara.(ULF)