5 Alasan Liga Inggris Lebih Menarik Ketimbang La Liga

Kekuatan klub Liga Inggris tercermin pada hasil pesertanya di Liga Champions

oleh Liputan6.comDiterbitkan 30 Januari 2018, 06:48 WIB
Pemain Chelsea, Antonio Ruediger (tengah) berusaha menyundul bola dari adangan bek Arsenal pada laga semifinal Piala Liga Inggirs di Emirates stadium, London, (24/1/2018). Arsenal menang 2-1. (AP/Matt Dunham)

Liputan6.com, Jakarta Dalam kurun setidaknya satu dekade terakhir, Liga Inggris dan La Liga saling bersaing untuk mendapatkan hak siar terbanyak di dunia. Kedua liga itu dianggap kompetisi paling elite di bumi, tapi Liga Inggris ternyata dianggap lebih baik.

Kekuatan klub Liga Inggris dan La Liga tercermin pada hasil-hasil pesertanya di Liga Champions dalam 20 tahun terakhir. Sejak 1998, hanya 4 dari 20 final Liga Champions yang berlangsung tanpa tim Inggris atau Spanyol untuk menantang gelar tersebut.

Tim asal Spanyol memang dominan belakangan ini di Liga Champions dengan memenangkan 4 turnamen terakhir. Namun, Liga Inggris menutup celah dengan meloloskan lima wakilnya di babak 16 besar.

Ada lima alasan lain mengapa Liga Inggris sekarang lebih baik daripada La Liga. Apa saja? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:


5. Atmosfer

Foto dok. Liputan6.com

Atmosfer Inggris dan penggemar yang penuh gairah membuat banyak pertandingan di liga jauh lebih menarik. Belum lagi laga-laga yang digelar di stadion bersejarah seperti Anfield dan Old Trafford tentunya ada sebuah hal yang ingin publik tunggu dramanya setiap musim.

Atmosfer di stadion tidak hanya membuat permainan lebih semarak bagi penonton netral, namun juga berkontribusi pada banyaknya gangguan untuk tim tamu. Maka jangan heran kalau tim-tim seperti Stoke City, hingga Burnley acap menyandung tim papan atas di kandangnya.

Kehadiran rata-rata pertandingan Liga Inggris musim lalu berada di sekitar 36.000. Sedangkan di La Liga hanya sekitar 28.000. Tentu saja, ini sebagian karena kapasitas stadion. Namun di sisi lain, stadion di Inggris lebih menarik untuk dikunjungi.


4. Kegilaan Bulan Desember

Foto dok. Liputan6.com

Jadwal pada Desember dari Liga Inggris mendapat banyak kritik dari para pemain dan manajer. Hampir setiap liga di Eropa memiliki semacam liburan musim dingin. Namun, bertentangan dengan konsep ini, Liga Inggris malah menambah jumlah pertandingan pada Desember.

Lanjut Baca:

Barcelona bermain lima pertandingan pada Desember, sebelum istirahat 12 hari. Manchester City, di sisi lain, bermain sembilan pertandingan pada bulan Desember, sebuah keadaan yang membuat Guardiola frustrasi. "Kami akan membunuh para pemain," kata Pep Guardiola. Kritiknya masuk akal, dua laga dalam waktu kurang dari 48 jam ini tentunya merupakan tugas yang gila bagi para pemain. Namun positifnya, para penggemar bisa melihat pertandingan kompetitif hampir setiap hari di bulan Desember dan ini merupakan berkah tersendiri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya