Tuntutan Driver Taksi Online dalam Aksi depan Istana Merdeka

Aksi rencananya akan diwarnai longmarch para peserta demonstrasi.

oleh Raden Trimutia Hatta diperbarui 29 Jan 2018, 13:20 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah sopir taksi online, menggelar demonstrasi menolak permenhub tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan umum tidak dalam trayek. Aksi diwarnai longmarch para demonstra  dari kawasan IRTI Monas menuju Istana Negara.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Senin (29/01/2018), sejak pagi para pengemudi taksi online berkumpul di sekitar Monas untuk mengikuti aksi damai 291. Mereka menolak Permenhub 108 Tahun 2017 yang dinilai memberatkan para sopir.

Selain itu, poin-poin yang ditolak tersebut di antaranya, penerapan kuota pengemudi taksi di masing masing wilayah, penempelan stiker khusus, uji KIR bagi mobil pengemudi, hingga pencantuman mobil atas nama badan hukum.

Massa rencananya akan menggelar longmarch menuju Istana Kepresidenan, guna menyuarakan tuntutannya. Aksi ini mendapatkan pengawalan dari tim gabungan Polri dan TNI. Dengan hal tersebut, rencananya menteri perhubungan akan mulai menerapkan peraturan ini pada awal Februari Mendatang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya