Liputan6.com, Jakarta: Sudah tujuh tahun Jakarta International Java Jazz Festival hadir meramaikan kancah musik Tanah Air. Selama kurun waktu itu, beberapa musisi jazz menjadi sahabat pesta musik terbesar di Indonesia.
Java Jazz pun memberikan penghargaan kepada empat musisi. Mereka adalah Michael Paulo, Jeff Lorber, Ron King, dan Brian Simpson. Di bawah ini, sedikit profil dari keempat musisi tersebut:
1. Michael Paulo
Peniup saxophone asal Hawaii ini telah berkolaborasi dengan banyak musisi ternama. Salah satu yang boleh jadi melekat di ingatan adalah ketika ia menjadi saxophonist legenda jazz Al-Jarreau, termasuk pada live shownya di London, Inggris. Kecintaan Michael terhadap Java Jazz Festival telah dibuktikan dengan dedikasinya mendukung acara ini hingga edisi ketujuh. Paulo kerap berkata "When I think about Java Jazz, I feel at home".
2. Jeff Lorber
Sebagai penggiat musik jazz, Jeff Lorber merupakan salah satu tokoh fusion jazz dan smooth jazz. Ia telah berada di panggung bersama raksasa jazz Herbie Hancock ketika fusion jazz marak dimainkan banyak tokoh pembaharu musisi jazz. Jeff, andal beraksi dengan keyboard serta syncthesizer.
3. Ron King
Sebagai musisi, Ron King boleh jadi adalah peniup terompet andal karena ia juga pernah menjadi nomine dalam ajang Grammy Awards. Setelah sebelumnya tampil bersama Eric Bennet pada 2005, King tak pernah putus meramaikan Java Jazz. Ia memimpin dan meniup terompet bersama band besarnya. Sejumlah musisi, seperti Renee Olstead, Gary Anthony, Manhattan Transfer, dan New York Voices pernah merasakan tiupan terompetnya.
4. Brian Simpson
Banyak musisi yang telah diperkenalkan Brian Simpson kepada publik Indonesia. Ia pun kerap hadir mendampingi musisi-musisi mancanegara untuk unjuk gigi di Tanah Air sebagai music director. Pada Java Jazz Festival 2010, selain bermain keyboard, Brian juga menjadi music director bagi pertunjukkan Brian Culbertson.(BOG)
Java Jazz pun memberikan penghargaan kepada empat musisi. Mereka adalah Michael Paulo, Jeff Lorber, Ron King, dan Brian Simpson. Di bawah ini, sedikit profil dari keempat musisi tersebut:
1. Michael Paulo
Peniup saxophone asal Hawaii ini telah berkolaborasi dengan banyak musisi ternama. Salah satu yang boleh jadi melekat di ingatan adalah ketika ia menjadi saxophonist legenda jazz Al-Jarreau, termasuk pada live shownya di London, Inggris. Kecintaan Michael terhadap Java Jazz Festival telah dibuktikan dengan dedikasinya mendukung acara ini hingga edisi ketujuh. Paulo kerap berkata "When I think about Java Jazz, I feel at home".
2. Jeff Lorber
Sebagai penggiat musik jazz, Jeff Lorber merupakan salah satu tokoh fusion jazz dan smooth jazz. Ia telah berada di panggung bersama raksasa jazz Herbie Hancock ketika fusion jazz marak dimainkan banyak tokoh pembaharu musisi jazz. Jeff, andal beraksi dengan keyboard serta syncthesizer.
3. Ron King
Sebagai musisi, Ron King boleh jadi adalah peniup terompet andal karena ia juga pernah menjadi nomine dalam ajang Grammy Awards. Setelah sebelumnya tampil bersama Eric Bennet pada 2005, King tak pernah putus meramaikan Java Jazz. Ia memimpin dan meniup terompet bersama band besarnya. Sejumlah musisi, seperti Renee Olstead, Gary Anthony, Manhattan Transfer, dan New York Voices pernah merasakan tiupan terompetnya.
4. Brian Simpson
Banyak musisi yang telah diperkenalkan Brian Simpson kepada publik Indonesia. Ia pun kerap hadir mendampingi musisi-musisi mancanegara untuk unjuk gigi di Tanah Air sebagai music director. Pada Java Jazz Festival 2010, selain bermain keyboard, Brian juga menjadi music director bagi pertunjukkan Brian Culbertson.(BOG)