Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Islandia pada uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (14/1/2018). Tanpa ampun anak asuh Heimir Hallgrimsson itu menghajar Indonesia 4-1.
Padahal, sempat ada rasa optimistis karena Timnas Indonesia unggul lebih dulu. Kesalahan kiper Runar Runarsson di menit ke-29 sukses dimanfaatkan Ilham Udin Armaiyn. Pemain Selangor FA itu berada dalam posisi yang tepat untuk menyambut bola.
Advertisement
Sayang, keunggulan Indonesia tak bertahan hingga babak pertama berakhir. Pasalnya, Albert Gudmundsson yang masuk di menit ke-27 sukses menyamakan skor di menit ke-45+2. Di babak kedua, Islandia semakin menggila.
Mereka sukses mencetak tiga gol tambahan ke gawang tim Merah Putih pada 45 menit kedua. Tiga gol itu dicetak Arnor Smarason di menit ke-59 dan Gudmundsson ke-66, ke-72. Islandia pun menutup laga dengan kemenangan 4-1.
Meski kalah telak, setidaknya ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik Timnas Indonesia. Bahkan, melawan tim sekelas Islandia, Indonesia bisa unggul dalam penguasaan bola. Selain itu, setidaknya ada tiga pemain Indonesia yang layak mendapatkan kredit atas penampilannya.
1. Andritany Ardhiyasa
Status sebagai kiper utama Indonesia saat ini memang layak disematkan kepada Andritany. Selama beberapa tahun terakhir, kehebatannya sudah dibuktikan saat ia membela Persija.
Di Liga 1 2017, ia menjadi kiper yang paling sedikit kebobolan, yakni hanya 24 gol. Kehebatannya pun kembali dibuktikan saat berseragam Indonesia pada laga melawan Islandia. Meski kebobolan empat gol, penampilannya cukup memukau.
Setidaknya ada empat tendangan ke gawang Islandia yang mampu dimentahkan kiper berusia 26 tahun tersebut. Bahkan, ia sempat menepis tendangan Gudmundsson dari jarak dekat sesaat sebelum terciptanya gol penyeimbang Islandia.