Anton Sanjoyo: Pecinta Sepakbola Tuntut Prestasi Timnas

Pengamat sepakbola Anton Sanjoyo mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan pecinta sepakbola karena mereka menuntut prestasi timnas Indonesia. Selama tujuh tahun Nurdin Halid memimpin PSSI, prestadi tidak pernah dicapai timnas.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Februari 2011, 05:14 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Sudah hampir sepekan unjuk rasa menolak pencalonan Nurdin Halid sebagai calon ketua umum PSSI periode 2011-2015 berlansung baik di Jakarta maupun di daerah. Bahkan, suporter dari daerah berdatangan ke Jakarta guna menggagalkan pencalonan Nurdin.

Aksi ini dilakukan pecinta sepakbola yang menuntut prestasi tim nasional Indonesia. Selama tujuh tahun Nurdin memimpin PSSI, tidak pernah prestasi dicapai timnas. "Mereka tidak pernah melaksanakan pembangunan sepakbola. Mereka lebih banyak berkutat kepada urusan organisasi, mempertahankan Nurdin Halid dan kroni-kroninya tetap berkuasa," kata pengamat sepakbola Anton Sanjoyo di Jakarta, Kamis (24/2).

Seandainya, tambah Anton, jika prestasi dapat dicapai, mungkin masyarakat tidak akan peduli. "Seandainya saja hal itu tetap terjadi dan kita beprestasi, sebetulnya masyarakat tutup mata," ucapnya. "Tetapi karena tidak ada prestasinya, kita semakin terpuruk di dunia internasional, itu sebenarnya akumulasi dari apa yang terjadi sekarang ini."

Sementara itu, penggagas Liga Primer Indonesia, Arifin Panigoro, menilai aksi-aksi yang terjadi belakangan ini sah-sah saja. Para pecinta sepakbola, menurutnya, sudah tidak sabar menunggu prestasi yang sangat diharapkan, namun tak pernah diwujudkan Nurdin setelah tujuh tahun memimpin PSSI.

Terkait dengan pencalonan dirinya sebagai ketua umum PSSI, Arifin menekankan bukan untuk merebut kekuasaan yang tujuh tahun di tangan Nurdin. Bos Grup Medco ini hanya ingin membuat sepakbola nasional lebih baik dan disegani di tingkat internasional.(BOG)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya