4 Van Dijk Versi Serie A

Liverpool menjadikan Virgil Van Dijk sebagai bek termahal di Liga Inggris. Kalau di Serie A?

oleh Liputan6.comDiterbitkan 03 Januari 2018, 10:15 WIB
Bek anyar Liverpool, Virgil van Dijk menegaskan tidak masalah dengan status bek termahal dunia (Liverpool).

Liputan6.com, Jakarta - Dalam sepekan terakhir, jagat sepakbola dikejutkan oleh rekor transfer bek asal Belanda, Virgil Van Dijk. Liverpool menjadikan Van Dijk sebagai bek termahal di dunia, usai merekrutnya dari Southampton seharga 75 juta poundsterling atau setara Rp 1,3 triliun.

Dengan transfer Van Dijk ini, praktis deretan bek termahal di dunia seluruhnya bermain di Liga Inggris. Manchester City mendominasi dengan Benjamin Mendy (52 juta pound dari AS Monaco), John Stones (47,5 juta pound dari Everton), dan Kyle Walker (50 juta pound dari Tottenham Hotspurs), Nicolas Otamedi (31,5 juta pound), dan Eliaquim Mangala (32 juta pound).

Daftar ini akan bertambah panjang jika dimasukkan bek-bek milik klub lainnya seperti Eric Bally (MU, 30 juta pound), Victor Lindelof (MU, 31 juta pound), dan Shkodran Mustafi (Arsenal, 35 juta pound).

Berbicara mengenai bek, tak lengkap rasanya jika tidak menyinggung Liga Serie A Italia. Sejak dulu, salah satu liga terbaik di Eropa itu sudah identik dengan bek-bek tangguh, baik yang merupakan produk lokal Italia maupun yang berasal dari luar negeri.

Hanya bedanya, bek-bek di Serie A belum pernah semahal bek-bek di Liga Inggris yang disebutkan di atas. Jika ditilik dari nilai transfernya, belum pernah ada yang harganya sekadar mencapai 50 juta pound, termasuk yang masih aktif bermain saat ini.

Lantas, berapa harga tertinggi bek di Serie A, dan siapa saja sosoknya? Berikut empat bek termahal yang ada di Liga Italia saat ini.

Saksikan juga video pilihan di bawah ini:

 

 

 


1. Leonardo Bonucci (37,8 juta pound)

Foto dok. Liputan6.com

Leonardo Bonucci menjadi bek termahal di Serie A saat meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan AC Milan musim panas lalu. Ia pindah dengan nilai transfer 42 juta euro atau 37,8 juta poundsterling (sekitar Rp 720 miliar). Harga tersebut juga menjadikannya pemain termahal Liga Italia. Harganya mengalahkan harga Federico Bernardeschi (40 juta euro) dan Andre Silva (38 juta euro).

Lanjut Baca:

Setelah dibeli dengan harga mahal, Bonucci lantas diperlakukan spesial oleh AC Milan. Bek 30 tahun itu diberi kepercayaan mengemban ban kapten, yang tadinya melingkar di lengan Riccardo Montolivo. Pemberian ban ini praktis memberinya jaminan tempat reguler dalam starting line-up I Rossoneri. Namun apa yang sudah diberikan Bonucci untuk AC Milan? Sejauh ini masih jauh dari harapan. Pertahanan juara Serie A 18 kali itu masih juga gampang ditembus. Terlepas dari kacaunya strategi yang diterapkan pelatih, ia tak mampu memimpin rekan-rekannya untuk bermain kompak. Ia tak mampu mengatasi situasi psikologis timnya yang sedang kacau. Pengalaman suksesnya selama tujuh tahun bersama Juventus seakan tak berarti apa-apa. Maka tak heran, bila Bonucci jadi sasaran tembak para fans tiap kali AC Milan meraih hasil negatif. Ia dituding bukan bek tangguh, dan kesuksesannya di Juventus dianggap lebih karena ditopang rekan-rekannya yang lain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya