Tren Kuliner Nasi Liwet di Masyarakat Ibu Kota Jakarta

Nasi liwet, dulu makanan ini identik dengan bekal petani ke sawah. Tapi sekarang, nasi liwet tengah menjadi tren kuliner di Ibu Kota, lho!

oleh Nila Chrisna Yulika diperbarui 09 Des 2017, 07:18 WIB

Fokus, Jakarta - Menikmati kuliner nasi liwet di atas lembaran daun pisang tengah menjadi tren di kalangan penikmat masakan Sunda. Nasi liwet yang dimasak tanpa santan dan disajikan dengan lauk pauk sederhana menjadi keunggulan salah satu warung di Jakarta Selatan.

Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Sabtu (9/12/2017), nasi liwet yang dimasak dengan campuran bumbu dapur dan lauk pauk seperti ikan atau ayam yang awalnya hanya sebagai bekal makan para petani saat berladang, kini tengah menjadi tren di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk di Ibu Kota Jakarta.

Disajikan di atas lembaran daun pisan, salah satu warung yang menjual nasi liwet di Jakarta Selatan selalu ramai pengunjung, terutama pada jam makan siang.

Berbeda dengan nasi liwet pada umumnya, di warung ini nasi liwet dimasak tanpa santan. Untuk menikmatinya, Anda bisa memesan satu paket nasi liwet dengan pilihan lauk pauk seperti ikan asin, ikan tawar dan ikan manis, seharga Rp 120 ribu untuk empat porsinya.

Namun jika lauknya dirasa kurang, Anda bisa menambah menu lainnya seperti cumi hitam, ayam goreng, petai goreng, karedok dan masih banyak lagi. Hhmmm

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya