Liputan6.com, Kairo: Setelah massa anti pemerintahan dan pro Mubarak terlibat bentrok selama sekitar dua jam di Lapangan Tahrir di Kairo, Mesir, militer terlihat mulai bergerak untuk menenangkan. Menurut CNN, Rabu (2/2), mobil militer terlihat menuju kerumunan massa, menjadi pembatas antara massa pro-Mubarak dan anti-pemerintah.
Namun, massa pro-pemerintah tetap berusaha masuk ke Lapangan Tahrir. Tapi, aksi mereka dihalang-halangi oleh tentara Mesir yang telah masuk lebih dulu. Massa juga sempat melempari kendaraan militer dengan batu.
Para pengunjuk rasa yang berjumlah ribuan orang itu melemparkan batu dan tongkat kedua kelompok. Akibatnya, beberapa demonstran terluka. [baca: Dua Kelompok Massa Bentrok] (YUS)
Namun, massa pro-pemerintah tetap berusaha masuk ke Lapangan Tahrir. Tapi, aksi mereka dihalang-halangi oleh tentara Mesir yang telah masuk lebih dulu. Massa juga sempat melempari kendaraan militer dengan batu.
Para pengunjuk rasa yang berjumlah ribuan orang itu melemparkan batu dan tongkat kedua kelompok. Akibatnya, beberapa demonstran terluka. [baca: Dua Kelompok Massa Bentrok] (YUS)