Liputan6.com, New York: Serial reality show terbaru yang diproduksi oleh MTV, "Skins" terus membawa kontroversial. Baru-baru ini, serial yang tayang perdana pada pertengahan Januari lalu telah dikecam oleh Organisasi Dewan Orangtua (PTC) dikarenakan acara tersebut banyak mengandung hal berbau pornografi.
Seperti dilansir Contactmusic.com, Senin (24/1), beberapa iklan sponsor besar seperti Taco Bell, General Motors, dan Wrigley sudah menarik diri untuk ikut mensponsori acara tersebut. PTC juga sudah meluncurkan aksi protes terhadap serial "Skins" dan memaksa para iklan sponsor itu untuk menarik diri.
"Skins" merupakan serial reality show remaja yang di adaptasi dari Inggris. Serial ini mengisahkan perjalanan sembilan remaja Amerika yang mengalami proses menuju kedewasaan dan dipenuhi aksi gila remaja yang mencerminkan kehidupan remaja saat ini. Di Inggris sendiri, serial ini sudah sukses sejak dirilis pertama kali pada 2007 silam.
Selain itu, PTC juga mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas apabila ada pelanggaran UU Pornografi Anak dan memaksa beberapa iklan sponsor lainnya untuk menarik diri termasuk Schick Hydro, H&R Block, L'Oreal, Subway, Foot Locker, serta kedua porduk permen karet Orbit dan Extra.(JAY/MEL)
Seperti dilansir Contactmusic.com, Senin (24/1), beberapa iklan sponsor besar seperti Taco Bell, General Motors, dan Wrigley sudah menarik diri untuk ikut mensponsori acara tersebut. PTC juga sudah meluncurkan aksi protes terhadap serial "Skins" dan memaksa para iklan sponsor itu untuk menarik diri.
"Skins" merupakan serial reality show remaja yang di adaptasi dari Inggris. Serial ini mengisahkan perjalanan sembilan remaja Amerika yang mengalami proses menuju kedewasaan dan dipenuhi aksi gila remaja yang mencerminkan kehidupan remaja saat ini. Di Inggris sendiri, serial ini sudah sukses sejak dirilis pertama kali pada 2007 silam.
Selain itu, PTC juga mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas apabila ada pelanggaran UU Pornografi Anak dan memaksa beberapa iklan sponsor lainnya untuk menarik diri termasuk Schick Hydro, H&R Block, L'Oreal, Subway, Foot Locker, serta kedua porduk permen karet Orbit dan Extra.(JAY/MEL)