Aksi Nyata Cinta Indonesia Ala Gen Langit Biru Pertamina

Lewat salah satu proyek besar dan strategis Proyek Kilang Langit Biru, PT Pertamina berupaya meningkatkan kualitas BBM yang diproduksi.

oleh Estrin Vanadianti Lestari diperbarui 23 Nov 2017, 08:50 WIB
Langit Biru yang berpadu dengan Gedung Pertamina Pusat (dok. Linda)

Liputan6.com, Jakarta “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia,” anda tentu sudah tidak asingdengan kalimat dari founding fathers kita, Ir. Soekarno. Dari kalimat itu, terselip sebuah keyakinan akan peran pemuda terhadap bangsa Indonesia. Sebagai bagian dari generasi muda, saya sadar akan tanggung jawab yang harus diemban. Yakni, menjadi penerus bagi tanah air tercinta.

Potensi negeri Indonesia memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Mulai dari kekayaan alam, sampai keberagaman yang justru bisa dijadikan pemersatu bangsa. Belum lagi, Indonesia sedang memasuki fenomena bonus demografi, yaitu peningkatan jumlah penduduk usia produktif secara signifikan. Seperti yang dilansir Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia melalui website resminya, www. ristekdikti.go.id. 

Lonjakan jumlah penduduk dengan usia produktif menandakan bahwa kelak, generasi millenial memang akan mendominasi. Generasi yang selalu aktif dan penuh energi ini identik dengan gaya hidup yang begitu dinamis. Mengikuti perkuliahan di kampus, ikut serta dalam kegiatan organisasi atau komunitas, menekuni hobi, dan masih banyak lagi. Sehingga, menggunakan kendaraan pribadi dipandang sebagai alternatif jitu untuk menunjang padatnya kehidupan sehari-hari.

Tak heran, jumlah kendaraan pribadi terus meningkat setiap tahunnya, terutama di Ibu Kota Jakarta. Peningkatan jumlah ini juga dibarengi dengan konsekuensi, yaitu meningkat nya polusi udara. Jika hal ini terus dibiarkan, secara perlahan tapi pasti warna langit kita tidak akan biru lagi.

“Ya, memang harus diakui sebagai anak muda yang sibuk sana ini, ngendarain kendaraan pribadi itu efektif banget. Walau di sisi lain, jadi berakibat nambah polusi. Saya sebagai pengendara motor sering banget bengong natap langit sambil nunggu lampu merah di jalan, kadang terlintas pertanyaan sih, gimana ya kalau di masa depan langit kita udah gak biru lagi karena tercemar polusi?,” ujar Putera, salahseorang mahasiswa yang saya temui.

Pernahkah pertanyaan serupa yang dilontarkan Putera, juga terlintas di benakmu? Ternyata, permasalahan akan masa depan langit, sudah diprediksi PT Pertamina sejak jauh-jauh hari. Sehingga, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak di sektor energi ini menyikapi problematika pencemaran udara yang akan merusak langit biru dengan begitu bijak. Lewat salah satu proyek besar dan strategis nya, yaitu Proyek Kilang Langit Biru, PT Pertamina berupaya meningkatkan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diproduksi.

Proyek Kilang Langit Biru yang berlokasi di Cilacap ini, bersifat lebih ramah lingkungan. Sehingga, proses produksi akan berimplikasi dengan kualitas udara yang lebih terjaga, lebih sehat, dan harapannya langit kita pun bisa tetap biru. Selain dari prosesnya, hasil produksi dari Kilang Langit Biru ini juga memberi dampak yang sama baiknya bagi lingkungan.

Sudah saatnya, kita, generasi millenial berhenti untuk bersikap apatis dan mulailah tanamkan jiwa nasionalis. Tidak perlu muluk-muluk, mulailah dengan hal sederhana dari dalam diri. Seperti, menjaga alam dan lingkungan sekitar kita, karena alam adalah titipan berharga bagi suatu bangsa.

Mari menyikapi keresahan akan pencemaran udara yang dapat menggerus birunya langit kita. Tunjukkan empati dengan senantiasa memilih produk BBM dalam yang sudah jelas teruji bisa mendegradasi tingkat polusi. Karena, bangsa yang besar, bukan hanya bangsa yang menghormati pahlawannya, tetapi juga bangsa yang bisa peduli terhadap alam kepunyaan negerinya.

Melalui aksi sederhana yang nyata, niscaya langit biru akan terus dapat kita nikmati. Bahkan dapat kita turun temurunkan kepada anak-cucu kelak di masa depan. Karena, langit biru bukan hanya menyejukkan mata secara estetika, tetapi di balik itu terdapat sebuah makna akan harapan. Harapan untuk masa depan yang cerah serta optimis bagi saya, bagi anda, bagi kita, bagi bangsa Indonesia.

Buktikanlah kalimat dari Bapak Proklamator Ir. Soekarno, bahwa pemuda Indonesia memang mampu mengguncang dunia. Bersama-sama berperan sebagai generasi millenial yang mau peduli akan alam. Sambil tak lupa, mendukung produk dalam negeri sebagai perwujudan jiwa nasionalis. Langit tetap biru, produk dalam negeri semakin maju, ini baru aksi nyata cinta Indonesia ala gen langit biru Pertamina!

 

Penulis

Linda Sugianto 

Universitas Bina Nusantara

Finalis CJA

Ikuti juga liputan dan kegiatan Finalis Citizen Journalist Academy - Energi Muda Pertamina dari 3 kota di Indonesia melalui www.liputan6.com/pages/energi-muda-pertamina. Program creative mentorship dari Redaksi Liputan6.com, Indosiar bekerjasama dengan Pertamina untuk 90 mahasiswa kreatif yang telah lolos seleksi dari ribuan pendaftar di Jabodetabek, Semarang & Balikpapan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya