Liputan6.com, Klaten: Candi Kaliworo di Dukuh Pacitan, Desa Ngemplak Seneng, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terancam banjir lahar dingin Gunung Merapi. Pasalnya, candi ini berada di pinggir alur Kaliworo yang menjadi salah satu jalur aliran lahar dingin dari Gunung Merapi.
Kasi Pelestarian dan Pemanfaatan BP2 Klaten Gutomo, Rabu (19/1), mengatakan, salah satu upaya terakhir yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan benda cagar budaya ini berupa pemindahan situs. Hanya saja, tambah Gutomo, hanya saja untuk memindahkan masih harus dikaji. Pasalnya, sesuai Undang-undang Benda Cagar Budaya harus tetap mempertahankan keaslian tata letak maupun bahannya.
Untuk melestarikan benda cagar budaya, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jateng rencananya menginventarisasi benda cagar budaya, khususnya candi yang terancam dibanjiri banjir lahar dingin. Sejauh ini, ada tiga candi di Magelang yang berdekatan dengan Kali pabelan dan Tlingsing yang merupakan jalur banjir lahar dingin. Ketiga candi tersebut adalah Candi Lumbung, Candi Asu, dan Candi Pendhem.(BOG)
Kasi Pelestarian dan Pemanfaatan BP2 Klaten Gutomo, Rabu (19/1), mengatakan, salah satu upaya terakhir yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan benda cagar budaya ini berupa pemindahan situs. Hanya saja, tambah Gutomo, hanya saja untuk memindahkan masih harus dikaji. Pasalnya, sesuai Undang-undang Benda Cagar Budaya harus tetap mempertahankan keaslian tata letak maupun bahannya.
Untuk melestarikan benda cagar budaya, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jateng rencananya menginventarisasi benda cagar budaya, khususnya candi yang terancam dibanjiri banjir lahar dingin. Sejauh ini, ada tiga candi di Magelang yang berdekatan dengan Kali pabelan dan Tlingsing yang merupakan jalur banjir lahar dingin. Ketiga candi tersebut adalah Candi Lumbung, Candi Asu, dan Candi Pendhem.(BOG)