Liputan6.com, Jakarta - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menghadiri acara gelar budaya Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2017 yang digelar di Taman Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, (11/11/2017).
Dalam sambutannya, Puan mengatakan kegitan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran pentingnya kekuatan potensi bangsa Indonesia yaitu Budaya.
Advertisement
"Pesta budaya Banyuwangi Ethno Carnival ini diharapkan dapat memberikan dampak bagi perekonomian berbasis budaya masyarakat dan usaha kecil menengah di Kabupaten Banyuwang," ujar Puan Maharani
Puan mengingatkan semua pihak agar menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa ini.
"Menjadi tugas kita bersama, untuk memanfaatkannya demi memperteguh jiwa Bhineka Tunggal Ika, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta membangun kepribadian bangsa yang berkebudayaan," ucap politisi PDI Perjuangan itu.
Puan mengatakan penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival ini dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kreatifitas rakyat Banyuwangi sekaligus mengangkat potensi wisata Kabupaten Banyuwangi.
Beri Bantuan
Menurut Puan, dengan jumlah wisatawan yang mencapai empat juta wisatawan dari target 2,5 juta pada akhir tahun 2016, Kabupaten Banyuwangi layak menjadi salah satu destinasi wisata utama di masa yang akan datang.
Sebelum membuka acara, Puan berkesempatan memberikan secara simbolis bantuan kepada lima anak yatim piatu berupa alat tulis dan uang saku, lima anak penerima manfaat program garda ampuh, dan lima lansia penerima rantang kasih.
Kedua program terakhir merupakan program unggulan milik Pemkab Banyuwangi.