Liputan6.com, Jakarta Teori konspirasi dewasa ini mulai diterapkan pada sepak bola. Beberapa klub menjadi korban kepentingan yang mulai dirasuki isu politik, ekonomi, bisnis dan lainnya.
Dari teori ini, memang tercipta sebuah drama baru dalam sepak bola. Tujuannya, mulai dari membunuh karakter sebuah tokoh, pelatih, atau lainnya.
Advertisement
Barcelona bisa dijadikan contoh. Mereka kini dianggap sebagai anak emas UEFA karena sering sekali dibantu wasit.
Bahkan, ada anggapan UEFALONA yang sempat jadi bahan olokan untuk Barcelona. Nah, selain itu, ada beberapa teori konspirasi lainnya yang terjadi di sepak bola. Apa saja? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:
Pemain Tottenham Diracun
Persaingan antara Arsenal dan Tottenham merupakan perseteruan paling panas di sepak bola. Memang, Derby London Utara ini hampir selalu menghibur kita dengan gol.
Fakta bahwa sebelum musim 2016-17, Spurs tak pernah finis di atas Arsenal sejak 1995. Namun, pada 2005-06, Spurs tampil sangat dekat dengan finis di atas Arsenal, tapi gagal melakukannya setelah kalah pada hari terakhir musim kompetisi.
Kala itu, sehari sebelum pertandingan terakhir mereka melawan West Ham United, banyak pemain jatuh sakit setelah makan dari hotel tim. Beberapa orang menuduh kepala koki hotel itu merupakan penggemar Arsenal.
Ada kabar kalau sang koki sengaja meracun makanan Spurs. Hal ini untuk membuat mereka kalah melawan West Ham.
Nike Just do It
"Just do It" merupakan tagline dari produsen penyedia alat olahraga terkenal, Nike. Namun, ada teori konspirasi seputar produk mereka
Piala Dunia 1998 merupakan salah satu turnamen terbaik di milenium terakhir. Kala itu, Nike merupakan sponsor utama dari Timnas Brasil.
Sehari sebelum pertandingan, striker Ronaldo Nazario jatuh sakit dan tidak seharusnya bermain di final. Namun, menurut beberapa laporan, Nike memaksa Brasil untuk memainkan Ronaldo di final.
Pada akhirnya, Prancis, yang disponsori oleh Adidas - menang 3-0 dan mengangkat Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. Ini tentu merupakan pukulan telak buat Nike.