5 Pemain Top Ini Gagal Bersinar Bersama Barcelona

Barcelona memboyong sederet pemain top, tapi tak semua bersinar.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 01 November 2017, 06:48 WIB
Ricardo Quaresma pernah memperkuat Barcelona (AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA)

Liputan6.com, Barcelona - Sebagai salah satu klub terbesar dunia, Barcelona jelas selalu menjadi sorotan. Para pemain yang berkostum Blaugrana dituntut selalu tampil mengesankan.

Apalagi, ekspektasi besar berada di pundak pemain tersebut. Sayangnya, tidak sedikit pemain yang ternyata tidak mampu bermain gemilang untuk Barcelona.

 

Barcelona banyak melakukan transfer pemain, dan tidak semua berjalan sesuai harapan. Sejumlah pemain terkenal yang diboyong klub asal Katalan itu malah melempem.

Tidak semua pemain cocok dengan gaya permainan Barcelona. Kesulitan adaptasi juga kerap menjadi masalah para pemain top itu.

 

Alhasil, karena kurang bersinar, para pemain itu bahkan seringkali tidak diketahui pernah membela Blaugrana. Berikut nama-nama pemain yang gagal bersinar di Barcelona, dikutip Sportskeeda:

 


5. Juan Roman Riquelme

Juan Roman Riquelme (dok. abc.es)

Riquelme tampil cukup signifikan sepanjang kariernya di Boca Juniors dan Villarreal, namun musimnya di Barcelona sering terlupakan. Juan Roman Riquelme pindah dari Boca Juniors ke Eropa bersama Barcelona pada November 2002.

Pada saat itu Barca harus merogoh kocek 10 juta euro. Sebelum mendarat di Spanyol, ada masalah untuk berurusan dengan saudaranya yang telah diculik. Ketika itu selesai, dia melakukan langkah tersebut dan Louis Van Gaal antusias sekali.

Pemain Argentina itu sering dikerahkan sebagai pemain sayap dan tidak pernah berhasil menunjukkan kemampuannya yang luar biasa saat bersama klub, Villarreal kemudian memboyongnya. Sebuah pinjaman segera terjadi, sebelum Riquelme menetap dan melakukan perpindahan permanen ke Yellow Submarine.


4. Simao Sabrosa

Simao Sabrosa

Pemain lain yang menjadi korban di bawah Louis van Gaal adalah Simao Sabrosa di Barcelona yang sangat singkat. Sesampainya di musim panas 1999 dengan bayaran mendekati 11 juta pound sterling, ia bekerja sama dengan Luis Figo.

Pemain sayap itu mencetak gol di Clasico kala itu. Tapi yang sampai sekarang diingat bukan golnya, melainkan Figo menjadi subyek kemarahan dari penggemar Barcelona pindah ke klub rival, Real Madrid. Simao mencetak gol dalam kemenangan 2-0, namun tidak pernah benar-benar jadi buah bibir.

Van Gaal terus mencadangkan si pemain sebelum pindah ke Benfica. Bersama Benfica, Simao melegenda dengan kemas 75 gol dan 172 penampilan.

Lanjut Baca:

Ada banyak hal ya terlupakan dari Ricardo Quaresma di Barcelona. Dengan hanya main sebanyak 22 penampilan, Quaresma cuma main semusim di sana. Final untuk waktunya di Barca juga buruk. Dia mengalami cedera yang berarti akan absen pada EURO U-21 Eropa tahun itu. Pelatih Barca kala itu, Frank Rijkaard juga berpengaruh dengan karier Quaresma. Dia memainkan Quaresma di sayap kiri dan itu tidak sesuai dengan gayanya bermain. Kemudian ada penolakan bermain untuk klub lagi sementara Rijkaard bersikeras Simao hanya akan bermain untuk pelatih lain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya