Begini Prediksi Kondisi Indonesia Saat Berusia 100 Tahun

Menteri PPN Bambang Brodjonegoro diminta Presiden Joko Widodo untuk membuat studi tentang kondisi Indonesia ketika berusia 100 tahun.

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 21 Okt 2017, 19:12 WIB
Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro S.E., M.U.P., Ph.D atau dikenal sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, Indonesia akan menjadi negara besar ketika berusia 100 tahun atau pada 2045.

Bambang mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat studi tentang kondisi Indonesia ketika berusia 100 tahun pada 2045.‎ Dari prediksinya, terdapat beberapa hasil yang menggembirakan.

Bambang menyebutkan, saat menginjak usia ke 100 tahun, Ind‎onesia tidak lagi menjadi negara dengan penduduk terbanyak keempat di dunia tapi kelima, sedangkan negara yang menempati posisi keempat adalah Nigeria.

‎"Jumlah penduduk pasti semakin bertambah, China sekarang terbanyak, tetapi 2045 tidak lagi. Akan digantikan India, karena tidak punya. Keluarga berencana, India penduduknya akan meledak," kata Bambang, dalam sebuah diskusi, di Kawasan Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (21/10/2017).

Bambang melanjutkan, Indonesia akan menjadi negara besar pada 2045, bersama dengan China, Jepang, India, dan Amerika Serikat. Namun, ada syarat untuk mewujudkannya, yaitu menjaga pertumbuhan ‎ekonomi tetap berada di level 5 persen sejak saat ini hingga 2045.

"Kalau Indonesia periode hari ini sampai 2045 tumbuh 5 persen saja, maka 2045 Indonesia masuk lima negara terbesar," ucap Bambang.

Menurut Bambang, jika Indonesia menjadi negara besar, maka akan memiliki pengaruh di dunia. "Contoh China, Amerika Serikat, akan berpikir dua kali dengan China, India meski tidak high profile tapi memiliki pengaruh bagi politik dan ilmu pengetahuan," lanjutnya.

‎Bambang mengungkapkan, jika Indonesia menjadi negara besar, maka pendapatan masyarakatnya masuk dalam kategori pendapatan tinggi. Adapun saat ini, Indonesia masih berada di posisi menengah ke bawah. Selain itu, di Indonesia tidak lagi ada penduduknya yang miskin.

"Tingkat pendapatan kita menengah ke bawah, padahal mau jadi negara maju pendapatan tinggi.Tidak hanya income, ini kemiskinan nol persen," tutup Bambang.

Tonton Video Pilihan Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya