Akhir Hidup Pencuri Sepeda Motor Usai Makan Umpan Polisi

Polisi sudah memasang umpan bagi pencuri sepeda motor selama tiga minggu.

oleh Liputan6.com diperbarui 20 Sep 2017, 22:00 WIB
Barang Bukti motor yang dicuri. Foto:(Mochammad Fachrurrozy/Liputan6.com)

Liputan6.com, Surabaya - Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Genteng, Surabaya, menembak mati seorang pencuri sepeda motor karena melawan dengan mengacungkan senjata tajam jenis parang saat tertangkap tangan di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

Para petugas menyamar sebagai tukang ojek berbasis aplikasi daring Gojek dan memang sengaja memasang umpan sepeda motor untuk menjaring pelaku spesialis pencuri kendaraan bermotor.

"Sudah tiga minggu ini petugas kami di jajaran Polsek Genteng melakukan penyamaran sebagai pengendara Gojek dan memasang umpan sepeda motor untuk menjaring pelaku pencurian kendaraan bermotor," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela dalam jumpa pers di Kamar Mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya, Selasa, 19 September 2017, dilansir Antara.

Dia mengatakan umpan sepeda motor setiap hari selama tiga pekan terakhir dipasang di sejumlah area yang selama ini dikenal rawan pencurian kendaraan bermotor, di antaranya di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Pemuda Surabaya.

"Kami tempatkan masing-masing sekitar empat sampai lima petugas polisi yang menyamar sebagai tukang Gojek di sejumlah titik pemancingan itu," katanya.

Hingga Selasa siang, Leonard mengatakan tampaknya menjadi hari nahas bagi pencuri sepeda motor berinisial MU. Warga Jalan Wonosari Surabaya berusia 34 tahun itu "memakan" umpan sepeda motor yang dijerat oleh sejumlah petugas polisi yang menyamar sebagai tukang Gojek di Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

Leonard menyebut pelaku tertangkap tangan mencuri sepeda motor dari hasil pancingan yang disiapkan polisi. Sejumlah petugas yang berpakaian jaket khas yang biasa dikenakan tukang Gojek pun segera menghampirinya.

Namun, MU tidak menyadari bahwa sejumlah tukang Gojek yang menghampirinya adalah petugas polisi yang sedang menyamar. Dia mengacungkan parang hingga polisi melayangkan sebuah tembakan dan melumpuhkan salah satu kakinya.

"Pelaku tidak menyerah dan semakin mengayunkan parangnya ke arah petugas. Sekali tembakan lagi kemudian bersarang di dadanya. Pelaku tewas seketika," ucapnya.

Polisi langsung membawanya ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo. "Jumpa pers yang kami gelar di kamar mayat RSUD Dr Soetomo ini untuk menunjukkan bahwa kami benar-benar serius memberantas kejahatan di Kota Surabaya," ujar Leonard.

Dia menambahkan pelaku, MU yang ditembak mati tercatat sebagai residivis yang pernah dipenjara pada 2015 atas kasus kejahatan pencurian serupa. Ia baru saja keluar dari penjara belum lama ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya