Liputan6.com, Malaysia - Sebanyak 22 santri tewas setelah Pesantren Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah di Malaysia terbakar pada Kamis pagi.
Seperti ditayangkan Liputan6 Petang SCTV, Kamis (14/9/2017), petugas pemadam kebakaran menemukan sedikitnya 24 jenazah yang hangus, 22 di antaranya anak-anak dan remaja usia 13 hingga 17 tahun, dua orang lainnya adalah guru, 14 siswa dan empat guru diselamatkan. Namun enam orang di antaranya dalam kondisi kritis.
Advertisement
Para korban ditemukan dalam keadaan bertumpuk saling injak. Korban juga terperangkap setelah api membakar bagian pintu yang merupakan satu-satunya jalan keluar dan semua jendela tertutup jeruji besi.
Dugaan awal penyebab kebakaran dikarenakan hubungan arus pendek listrik.