Panglima TNI Minta Maaf Anak Buahnya Pukul Polisi di Pekanbaru

Panglima TNI mengatakan, ternyata anggotanya tersebut dalam perawatan karena menderita sakit jiwa.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 11 Agu 2017, 12:49 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/7). Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi itu membahas Pemantapan Program Bela Negara. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta maaf atas perilaku anak buahnya, anggota Korem 031 Wira Bima Serda Nopriadi Wira Sinaga, yang memaki dan memukul seorang anggota polisi lalu lintas, Bripka Yoga, di Pekanbaru, Riau.

"Sekali lagi atas kejadian tersebut saya mohon maaf. Dan anggota tersebut sekarang sudah ditahan di Riau. Nanti kodam memberi penjelasan," kata Gatot Nurmantyo di Kementerian Dalam Negeri, Jumat (11/9/2017).

Dia mengatakan, ternyata anggotanya itu dalam perawatan karena menderita sakit jiwa. Serda Wira, kata Gatot, tiap pekan tetap melakukan konsultasi.

"Tapi bagaimana pun juga dalam hal ini saya minta maaf atas kelakuan anggota saya tersebut," Panglima TNI menegaskan.

Sebelumnya, video berdurasi 60 detik mendadak viral di media sosial, Kamis 10 Agustus 2017 malam. Video itu memperlihatkan seorang aparat berbaju dinas hijau mengamuk dan menghardik anggota Polisi Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Riau, yang juga memakai baju dinas serta berompi hijau.

Tidak jelas apa yang dikatakan oleh anggota TNI AD yang mengenakan baju dinas hijau itu. Namun, dalam video itu dia terlihat menempeleng sang polisi yang memakai helm dan juga menendang sepeda motornya.

 

Saksikan video di bawah ini:

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya