Timnas Bridge Indonesia Bidik Semifinal di Kejuaraan Dunia

Timnas Bridge Indonesia ingin tembus semifinal dan peluang di Kejuaraan Dunia terbuka.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 10 Agustus 2017, 22:20 WIB
Ketua Umum PB GABSI Ekawahyu Kasih memberikan sambutan jelang penyerahan penghargaan kepada tim Bridge Indonesia di Jakarta, Rabu (24/6/2015). Tim Bridge Indonesia berhasil menjuarai APBF Championship 2015 di Bangkok. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Bridge Indonesia membidik semifinal saat ikut Kejuaraan Dunia Bridge bertajuk "43rd World Team Championship" di Lyon, Prancis pada 12-16 Agustus 2017. Ini merupakan langkah berikutnya dari timnas Bridge setelah lolos kualifikasi Zona VI Asia Pasifik pada “The 51st Asia Pacific Bridge Federation Championships (APBF)” di Seoul, Korea Selatan pada Juni lalu.

Di Kejuaraan Dunia ini, Timnas Bridge Indonesia akan turun pada dua nomor yakni Open dan Ladies. Tim Open akan berlaga di event Bermuda Bowl yang diikuti oleh 22 negara yang berhasil lolos kualifikasi. Sementara, tim Ladies akan bertanding di event Venice Cup yang juga diikuti 22 negara terpilih.


“Kami berterimakasih kepada para sponsor yakni Djarum foundation, Bank BCA, dan Bank Mandiri yang telah membantu Timnas Bridge Indonesia menuju Kejuaraan Dunia tahun ini,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI), Ekawahyu Kasih seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

“PB GABSI menargetkan Timnas Bridge Indonesia bisa menembus fase semifinal. Hal itu mengacu kepada tingkat persaingan yang akan sangat ketat. Negara-negara yang lolos merupakan yang terbaik di Zona-nya. Tapi, dengan persiapan yang telah kami lakukan, termasuk meraih lima perak di APBF pada bulan lalu, kami yakin bisa merealisasikan target itu,” ujarnya.

Pertandingannya akan dibuka pada 12 Agustus dan babak penyisihan berlangsung pada 13-19 Agustus 2017. Ke-22 regu peserta akan bermain setengah kompetisi atau 21 session yang berlangsung 7 hari dan ada 3 session sehari. Setelah babak penyisihan, 8 peringkat terbaik lolos ke babak quarter final yang akan berlangsung secara sistem gugur hingga babak final.

Di nomor Open team, Indonesia diperkuat 2 pasangan yang pernah keluar sebagai Juara IOC Grand Prix pada 2000 di Laussane, Swiss, yaitu pasangan Henky Lasut/Freddy Eddy Manoppo dan Denny Jacob Sacul/Franky Steven Karwur.

Kemudian pada 2002, ketika Taufik Gautama Asbi/Robert Tobing ikut bergabung, mereka mampu meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Rosenblum Cup yang berlangsung di Montreal, Kanada.

Selanjutnya pada tahun 2014, pasangan Henky Lasut/Freddy Eddy Manoppo yang lebih banyak diterjunkan di nomor senior, keluar sebagai juara dunia pasangan di Sanya, China.

Lanjut Baca:

Saksikan video menarik di bawah ini: [vidio:](https://www.vidio.com/watch/815772-spirit-voli-berllian-marsheilla)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya