Jokowi: Kemajuan Teknologi Tak Boleh Cabut Tradisi

Jokowi berharap, Museum Keris Nusantara menjadi wujud penghargaan negeri terhadap karya seni bangsa.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 09 Agustus 2017, 19:30 WIB
Presiden Jokowi meresmikan Museum Keris Nusantara, Solo, Jawa Tengah ( foto: Biro Pers Kepresidenan)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin nilai-nilai tradisi di Indonesia tidak hilang begitu saja. Terlebih, dengan adanya kemajuan teknologi saat ini.

"Walaupun kita berupaya mengejar kemajuan tapi kita tidak boleh tercerabut dari tradisi, tidak boleh meninggalkan nilai-nilai adiluhung bangsa. Untuk itu sudah seharusnya kita terus menjaga, melestarikan warisan budaya bangsa, termasuk keris," kata Jokowi saat meresmikan Museum Keris Nusantara, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/8/2017).

Jokowi mengatakan, Museum Keris Nusantara bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana mengenal karya terbaik para empu keris. Tak hanya itu, pengunjung bisa meresapi filosofi dari setiap keris yang dihasilkan.

"Tapi ingat selalu bahwa museum dan sejarah adalah jendela kita menatap masa lalu, untuk melangkah optimis menyongsong ke masa depan," tambah Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu berharap, Museum Keris Nusantara menjadi wujud penghargaan negeri terhadap karya seni bangsa. Keris juga bisa menjadi sumber inspirasi nilai budaya nusantara, khususnya budaya Jawa.

"Semuanya menjadi kekayaan seni budaya nusantara yang harus terus kita jaga dan lestarikan," ucap dia.

Museum Keris dibangun selama empat tahun. Museum ini diharapkan menjadi sarana untuk melihat perjalanan sejarah keris, tombak, dan pedang yang merupakan bagian dari warisan seni budaya bangsa.

Di museum ini, pengunjung bisa bisa melihat langsung keindahan karya seni para empu keris di masa lalu. Masyarakat juga diajak meresapi filosofi setiap keris yang dihasilkan.

Museum Keris Nusantara yang berlokasi di Jl. Bhayangkara, Surakarta itu terdiri dari empat lantai. Lantai satu dipergunakan untuk bagian administrasi dan ruang audio visual. Lantai dua merupakan perpustakaan dan ruang anak.

Lantai tiga digunakan untuk diorama dan ruang pameran, dan lantai empat merupakan ruang pameran utama.

Terdapat sekitar ratusan koleksi keris yang akan dipamerkan di museum tersebut. Senjata yang ada di museum itu, bukan hanya keris dari Jawa, namun juga senjata-senjata tradisional Nusantara.

 

Saksikan video di bawah ini:

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya