5 Bintang Sepak Bola Ini Pernah Gelapkan Pajak

Siapa saja mereka?

oleh Liputan6.comDiterbitkan 06 Agustus 2017, 08:12 WIB
Striker Arsenal Alexis Sanchez (AFP/Ian Kington)

Liputan6.com, Jakarta - Pesepak bola saat ini mendapatkan gaji yang luar biasa setiap pekannya. Mereka mendapatkan pemasukkan dari berbagai jalan. Selain gaji, ada pula dari sponsor dan lainnya.

Akan tetapi sangat disayangkan banyaknya pesepak bola bintang yang justru menggelapkan pajak. Hal itu dilakukan untuk merauk keuntungan berlipat ganda.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah contohnya. Kedua pemain itu jelas terkenal dan sangat sukses, tapi malah terkena tuduhan gelapkan pajak.



Messi dituduh melakukan kecurangan pajak mencapai 4,1 juta euro, sedang Ronaldo gelapkan 14,7 juta euro. Kasus keduanya jelas jadi sorotan.

Akan tetapi, ada lima pemain bintang yang ternyata juga lakukan penggelapan pajak. Padahal, selama ini pemberitaan mengenai mereka tak tercium. Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:

Angel Di Maria

Angel Di Maria (AFP Photo / Christophe Simon)

Saat bermain untuk Paris Saint-German, Angel Di Maria dituduh melakukan penipuan pajak. Namun, hal ini dia lakukan kala perkuat Real Madrid pada 2013-14.

Pemain berusia 29 tahun itu bahkan harus membayar 2 juta euro untuk menyelesaikan kasus pajaknya. Di Maria mendapatkan dua tuduhan berkaitan dengan hak citranya.

Rupanya, mantan pemain Real Madrid tersebut menggelapkan pajak ke sebuah perusahaan yang sulit tercium. Dua tuduhan itu menyatakan bahwa dia harus dihukum 8 bulan penjara.

Namun, di Spanyol, pelaku pertama kali yang mengemplang pajak tidak harus menjalani hukuman penjara jika hukumannya kurang dari 2 tahun. Jadi pada akhirnya, pemain PSG itu akhirnya membayar denda dan kasusnya ditutup.


Samuel Eto'o

Samuel Eto'o (EPA/Daniel Dalzennar)

Mantan pemain Barcelona itu bisa menghadapi masa hukuman lebih dari 10 tahun karena tuduhan melakukan kejahatan pajak. Dokumen pengadilan Spanyol mengungkapkan bahwa Eto'o menghadapi empat tuduhan penipuan pajak yang mencapai hampir 4 juta dollar antara 2006-2009.

Selain hukuman penjara, jaksa juga menuntut eks pemain Chelsea itu membayar denda sebesar 15,1 juta dollar AS untuk empat kasus penggelapan pajak. Mereka juga menuntut agen Eto, Josep Maria Mesalles, menerima hukuman yang sama.

Eto'o dituntut untuk mendapatkan pajak melalui hak komersial yang rumit dan ilegal. Dia ternyata menjalankan dua perusahaan atas nama Bulte 2002 di Spanyol dan Tradesport di Hungry. Keduanya mengizinkan Eto'o untuk mengalihkan kekayaannya tanpa harus membayar pajak.

Sampai saat ini kasus tersebut masih belum diketahui akhirannya. Namun yang jelas Eto'o bisa saja dipenjara.

Lanjut Baca:

Radamel Falcao dituduh oleh jaksa Spanyol tidak membayar 5,66 juta euro saat perkuat Atletico Madrid. Dia diklaim telah mendirikan perusahaan bernama Business Tiger dan satu lagi, Fardey Overseas. Tujuan utama perusahaan-perusahaan ini adalah untuk menyembunyikan pendapatan hak komersial dari hukum Spanyol. Falcao tidak membayar pajak apapun yang didapatkan dari hak komersialnya pada 2012 dan 2013.Jorge Mendes, agen Falcao, muncul di pengadilan untuk memberi kesaksian bahwa dia tidak memiliki peran apa pun dalam kasus tersebut. Mendes belum dituduh melakukan kesalahan. Tapi dia tetap ingin menjelaskan semuanya. Ini karena beberapa penyidik percaya bahwa Mendes telah menggunakan jaringan perusahaan di berbagai tempat untuk mengarahkan pendapatan hak komersial Falcao. Kasus tersebut masih bergulir sampai saat ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya