Polisi Harap Masyarakat Lapor Jika Lihat Wajah Penyerang Novel

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, kemarin, merilis sketsa wajah yang diduga penyerang Novel Baswedan.

oleh Liputan6.com diperbarui 01 Agu 2017, 08:08 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa tersangka kasus penyerangan Novel Baswedan usai pertemuan Presiden Jokowi di Istana, Jakarta, Senin (31/7). Tim gabungan akan meminta keterangan Novel Baswedan. (Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya berharap masyarakat menginformasikan keberadaan penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berdasarkan sketsa yang telah disebar.

"Kalau ada masyarakat yang melihat sampaikan nanti kita tanya apa betul tanggal berapa alibinya kita cek kembali," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin 31 Juli 2017.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, kemarin, merilis sketsa wajah yang diduga penyerang Novel. Sketsa ini dibuat berdasarkan keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Argo menambahkan sejumlah saksi melihat seseorang tidak dikenal di sekitar lokasi sebelum kejadian. Ada saksi juga melihat orang berada di atas motor sekitar jembatan.

Pembantu Novel Baswedan juga melihat seseorang tidak dikenal di sekitar lokasi kejadian sebelum terjadi penyiraman cairan kimia terhadap Novel.

Sebelumnya, Novel disiram air keras yang diduga dilakukan dua orang pria tidak dikenal di jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT03/10 Kelapa Gading Jakarta Utara usai menjalani solat subuh pada Selasa (11/4) pukul 05.10 WIB.

Akibat kejadian itu, Novel mengalami luka pada bagian wajah dan bengkak pada bagian kelopak mata kiri, sementara pelaku melarikan diri.

Petugas kepolisian sempat mengamankan empat orang yang dicurigai terlibat kekerasan terhadap Novel berinisial M, H, AL dan N alias N. Namun polisi melepaskan keempat orang itu karena tidak cukup bukti terlibat aksi teror kepada Novel Baswedan.

 

Saksikan video berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya