2 Heli Siap Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh Barat

Ada 69 hektare hutan dan lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, yang terbakar.

oleh Windy Phagta diperbarui 27 Jul 2017, 08:00 WIB
Air dilepaskan ke lahan yang terbakar oleh helikopter yang dioperasikan Basarnas di Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (17/9/2015). Asap dari kebakaran hutan ini mengakibatkan aktivitas warga Riau dan sekitarnya terganggu (AFP Photo/Adek Berry)

Liputan6.com, Aceh Barat - Sebanyak 69 hektare hutan dan lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, terbakar. Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diupayakan dengan mengerahkan dua helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Hari ini helikopter sudah beroperasi untuk memadamkan api," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Yusmadi, saat dihubungi Liputan6.com, Rabu, 26 Juli 2017.

Api yang membakar lahan gambut dan perkebunan di Aceh Barat, menyebar di enam kecamatan. Di antaranya, Woyla, Meureubo, Sama Tiga, Johan Pahlawan, dan Arongan Lambalek.

Titik api terparah di Kecamatan Johan Pahlawan. Akibat kebakaran hutan dan lahan ini, jarak pandang di wilayah tersebut sempat terganggu.

"(Sekarang) jarak pandang sudah aman, karena titik api menyebar kecil-kecil ada yang (di lahan) dua hektare, ada yang tiga hektare, berpencar," ia mengungkapkan.

Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sana diupayakan dengan berbagai cara, termasuk mengerahkan mobil water cannon milik polisi. Akibat kebakaran hutan dan lahan ini, beberapa warga di Aceh Barat terpaksa diboyong ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan gara-gara kabut asap.

"Sekarang helikopter untuk pemadaman api standby di Nagan Raya, dan hari ini (Rabu, 26 Juli 2017) sudah mulai beroperasi," Yusmadi menjelaskan.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya