Apa yang Mendorong Generasi Milenial Mudah Selingkuh?

Mereka yang lahir di atas tahun 1980 dan di bawah 1997, alias generasi milenial, diteliti lebih gampang selingkuh.

oleh Benedikta Desideria diperbarui 23 Jul 2017, 14:00 WIB
Mereka yang lahir di atas tahun 1980 dan di bawah 1997, alias generasi milenial, diteliti lebih gampang selingkuh.

Liputan6.com, Jakarta Selingkuh rentan terjadi pada hubungan percintaan generasi milenial. Perselingkuhan kerap terjadi ketika masa transisi dari muda ke dewasa.

Pola hubungan percintaan generasi milenial -- orang-orang yang lahir di atas 1980 dan di bawah 1997-- belum lama ini diteliti ilmuwan University of Tennessee, Amerika Serikat. Peneliti menganalisis hubungan percintaan 104 orang generasi milenial dengan rata-rata usia 22 tahun.

Partisipan hampir semua menjawab dalam enam bulan terakhir selingkuh dari pasangannya. Ketidakpuasan dengan pasangan menjadi faktor utama yang membuat generasi milenial mencari sosok lain. Sekitar 76 persen menjawab tidak puas dalam kepuasan seksual dan komunikasi.

Penyebab lain generasi milenial selingkuh bisa juga karena alkohol dan ketertarikan seksual. Bisa juga hanya karena ingin yang baru seperti diungkap dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Sex Research ini.

"Di usia awal 20-an merupakan periode ketika seseorang mencari jati diri. Perselingkuhan bisa jadi disebabkan sebagai upaya mencari jati diri mereka," kata pimpinan studi, Jerika Norona, mengutip Allure, Minggu (23/7/2017).

Selingkuh dengan alasan upaya mencari jati diri tentu tidak dibenarkan. Lebih baik sebelum menjalin hubungan mencari tahu apakah sosoknya yang benar-benar diinginkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya