4 Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Bisa Diandalkan Vs Mongolia

Empat pemain timnas Indonesia U-22 ini bukan tak mungkin bisa jadi pembeda lawan Mongolia?

oleh Juprianto Alexander SianiparDiterbitkan 21 Juli 2017, 15:52 WIB
Timnas Indonesia U-22 punya empat pemain yang bisa ciptakan perbedaan saat menghadapi Mongolia. (Bola.com/Dody Iryawan)

Liputan6.com, Bangkok - Timnas Indonesia U-22 butuh kemenangan di laga kedua kualifikasi Piala Asia U-22 di Bangkok, Jumat (21/7/2017). Pelatih Luis Milla pun dikabarkan bakal banyak melakukan banyak perubahan di komposisi pemain.

Kemungkinan perubahan komposisi pemain itu dilakukan Milla seiring hasil negatif setelah kalah 0-3 dari Malaysia pada laga perdana, 19 Juli 2017. Kekalahan itu membuat tim Garuda Muda harus berjuang lebih keras untuk mengamankan satu tiket ke putaran final Piala Asia U-23 di China, tahun depan.

Jika mengacu laga melawan Malaysia, peluang terjadinya perubahan komposisi pemain akan terjadi di lini belakang dan lini tengah. Hal ini seiring penampilan mengecewakan empat pemain belakang dan ketidakmampuan trio di lini tengah dalam formasi 4-3-3, menguasai permainan.

Efeknya, gawang Timnas Indonesia U-22 yang dikawal, Satria Tama, sudah kebobolan tiga gol oleh Malaysia saat laga baru berjalan 30 menit. Satria Tama dan kawan-kawan pun tidak bisa mengejar keunggulan lawan meski tampil lebih baik di babak kedua.

Berikut empat pemain yang pantas tampil sebagai starter atau mendapatkan menit bermain lebih banyak melawan Mongolia. Dari 22 pemain yang ada, minus Asnawi Mangkualam Bahar, yang absen karena sanksi, Bola.com menilai ada empat pemain timnas Indonesia U-22 yang bisa memberikan perbedaan pada laga ini. Siapa saja mereka?


Hansamu Yama Pranata

Bek Barito Putera, Hansamu Yama, merebut bola dari striker Persipura, Marianus Wanewar, saat mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-22 di Lapangan SPH Karawaci, Banten, Selasa (21/2/2017).(Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bek andalan Barito Putera ini sama sekali tidak diturunkan Luis Milla saat takluk dari Malaysia 0-3. Tidak diketahui secara pasti alasan Hansamu dicadangkan meski Milla mengungkapkan keputusan tersebut diambil sesuai kebutuhan strategi.

Melawan Mongolia, Milla memberi indikasi bakal mengandalkan Hansamu di jantung pertahanan timnya. Pemain jebolan Sociedad Anonima Deportiva (SAD) Indonesia itu agaknya bakal menggantikan posisi Andy Setyo, untuk berduet dengan, Bagas Adi Nugroho yang dipercaya jadi kapten tim saat meladeni Malaysia.

Kehadiran Hansamu diharapkan bisa memberikan ketenangan di lini belakang tim Garuda Muda yang tampil buruk pada babak pertama melawan Malaysia. Ketika itu, gawang Satria Tama sudah kebobolan tiga gol hanya dalam waktu 30 menit.

Lanjut Baca:

Pengalaman dan ketenangan pemain berusia 22 tahun itu diharapkan bisa memberikan rasa aman buat pemain lainnya. Hansamu juga memiliki kelebihan lain karena piawai memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol dari situasi set-pieces. Hal itu sudah dibuktikan Hansamu saat mencetak dua gol ke gawang Thailand dan Vietnam bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya