Jeremy Thomas Menyesal Anaknya Transaksi Narkoba

Jeremy Thomas menganggap putranya, Axel Matthew Thomas teledor dalam pergaulan.

oleh Surya Hadiansyah diperbarui 19 Jul 2017, 16:40 WIB
Jeremy Thomas menganggap putranya, Axel Matthew Thomas teledor dalam pergaulan.

Liputan6.com, Jakarta - Sikap Jeremy Thomas akhirnya melunak. Sebelumnya, aktor 45 tahun ini bersikukuh bahwa anaknya, Axel Matthew Thomas tidak melakukan transaksi narkoba, melainkan hanya memberi sebuah baju melalui pedagang online.

Belakangan, melalui keterangan polisi, Matthew akhirnya mengakui kalau dirinya melakukan transaksi narkoba. Hal itu sangat disesali Jeremy Thomas.

Jeremy Thomas mendampingi putranya, Axel Matthew Thomas saat dipindahkan dari Polres Bandara Soekarno-Hatta ke Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Rabu (19/7/2017). (Herman Zakharia/Liputan6.com)

"Saya prihatin dengan putra saya. Dia masih 19 tahun. Mungkin yang namanya anak muda, di online beli apa dan segala macam. Cuma bisa menyeret dia sampai ke dalam seperti ini," kata Jeremy Thomas, saat ditemui di Polres Bandara, Rabu, (19/7/2017).

Jeremy Thomas juga menyebut bahwa putranya masih belum bisa menentukan sikap yang harus diambil dalam pergaulan. Sehingga menyeretnya ke dalam kasus ini.

"Saya prihatin sekali terhadap kecerobohan Matthew yang tidak bisa membina teman. Matthew juga yang belum bisa menentukan sikap mana yang harus dia respons mana yang tidak. Saya prihatin dan kecewa," lanjut Jeremy Thomas.

Axel Matthew Thomas didampingi ayahnya, Jeremy Thomas saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/07). Axel Matthew Thomas, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya usai memesan happy five. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Ini keteledoran Matthew terhadap peristiwa tersebut. Kita enggak pernah tahu orang yang kita SMS, WhatsApp atau Line itu seperti apa. Dalam kasus ini kebetulan dia tersangkut dalam orang yang ternyata di belakangnya itu yang membuat kejadiannya seperti ini," kata Jeremy Thomas.

 

Simak Video Menarik di Bawah Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya