Sejumlah orang turun ke jalan sambil menyalakan lilin untuk mengenang wafatnya penerima Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, di Hong Kong, Sabtu (15/7). Jasad Liu Xiaobo dikremasi, dan abunya dilarung ke laut, Sabtu ini. (AP Photo/Vincent Yu)
Sejumlah orang memadati jalanan di Hong Kong untuk mengenang wafatnya penerima Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, Sabtu (15/7). Warga Hong Kong dari semua umur dan kalangan turut berkumpul pada acara malam ini. (AP Photo/Vincent Yu)
Massa membawa poster bergambar penerima Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, untuk mengenang kematian tokoh pro demokrasi itu di Hong Kong, Sabtu (15/7). Liu Xiaobo meninggal dunia pada Kamis lalu akibat penyakit kanker hati stadium lanjut. (AP Photo/Vincent Yu)
Sejumlah menyalakan lilin untuk mengenang wafatnya penerima Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, di sebuah jalanan di Hong Kong, Sabtu (15/7). Tak hanya menyalakan lilin, mereka pun membawa beragam poster dan spanduk Liu Xiaobo. (AP Photo/Vincent Yu)
Massa menyalakan lilin dan membawa poster penerima Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, untuk mengenang kematian tokoh pro demokrasi itu di Hong Kong, Sabtu (15/7). Jasad Liu Xiaobo dikremasi, dan abunya dilarung ke laut, Sabtu ini. (AP Photo/Vincent Yu)
Massa membawa poster bergambar penerima Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, untuk mengenang kematian tokoh pro demokrasi itu di Hong Kong, Sabtu (15/7). Liu Xiaobo meninggal dunia pada Kamis lalu akibat penyakit kanker hati stadium lanjut. (AP Photo/Vincent Yu)