Usai Obral Harga Gim, Valve Blokir 40.000 Akun Steam

Sehari setelah Steam Summer Sale 2017 berakhir, sistem anti-cheat Valve mendeteksi ada 40,411 akun cheater di platform Steam.

oleh Yuslianson diperbarui 12 Jul 2017, 17:30 WIB
Politisi ini terpaksa dipersidangkan setelah beli gim di Steam. (Google)

Liputan6.com, Jakarta - Sehari setelah Steam Summer Sale 2017 berakhir, sistem anti-cheat Valve (Valve Anti-Cheat atau VAC) mendeteksi ada 40.411 akun cheater di platform Steam.

Dari laporan tersebut, Valve pun langsung bertindak cepat dengan memblokir seluruh akun yang terbukti melakukan hal curang. Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah akun cheater di Steam meningkat tajam, di mana hanya ada 15.277 akun yang diblokir pada Oktober 2016.

Selain itu, pada 6 Juli 2017, ada sekitar 4.972 akun Steam yang diblokir atas laporan gamer yang "ditipu" saat bermain gim. Demikian yang dikutip dari laman Gamerant, Rabu (12/7/2017).

Usai pemblokiran tersebut, tingkat pemblokiran lewat sistem Steam VAC pun secara bertahap menurun.

Diketahui, pada 7 Juli 2017--usai pemblokiran besar-besaran--ada 954 akun yang diblokir dan 735 lainnya terjadi pada tanggal 9 Juli 2017.

Mengingat jumlah pemblokiran akun turun secara drastis setelah Steam Summer Sale 2017 berakhir, diduga mayoritas cheater berhasil diatasi oleh sistem VAC dan beberapa akun lainnya berhasil "lolos".

Sekadar informasi, sekali akun Steam diblokir oleh sistem VAC, maka akun tersebut tidak akan bisa digunakan untuk selama-lamanya. *

(Ysl/Isk)

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya