Liputan6.com, Semarang: Dua kompi pasukan infanteri TNI Angkatan Darat dari Batalyon 401 Banteng Raiders Komando Daerah Militer IV Diponegoro, dalam waktu dekat, akan diberangkatkan ke Nanggroe Aceh Darussalam. Pasukan ini akan bergabung dengan Pasukan Pemukul 514 Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat dan Komando Detasemen Pemukul Komando Pasukan Khusus di bawah kendali Kepolisian RI. Demikian diutarakan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Erwin Mappaseng saat upacara pelepasan pasukan di Markas Brigade Mobil Polda Jateng, Semarang, baru-baru ini.
Menurut Erwin, pengiriman pasukan infanteri tersebut menjadi bagian dari rutinitas atau rotasi untuk mengganti pasukan yang sudah lama bertugas di Aceh. Pelepasan ini akan diikuti dengan latihan pratugas oleh pasukan Infanteri di Ciputat, Tangerang, dari tanggal 4 hingga 27 Maret. Hal ini dilakukan sebagai bekal sebelum diterjunkan di wilayah Serambi Mekah.
Spesifikasi latihan yang akan diberikan kepada prajurit Banteng Raiders itu antara lain peningkatan kemampuan melaksanakan pertempuran antigerilya serta memadukan taktik penjejakan dan pengejaran untuk menekan ruang gerak gerakan separatis bersenjata di Provinsi NAD.(PIN/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo)
Menurut Erwin, pengiriman pasukan infanteri tersebut menjadi bagian dari rutinitas atau rotasi untuk mengganti pasukan yang sudah lama bertugas di Aceh. Pelepasan ini akan diikuti dengan latihan pratugas oleh pasukan Infanteri di Ciputat, Tangerang, dari tanggal 4 hingga 27 Maret. Hal ini dilakukan sebagai bekal sebelum diterjunkan di wilayah Serambi Mekah.
Spesifikasi latihan yang akan diberikan kepada prajurit Banteng Raiders itu antara lain peningkatan kemampuan melaksanakan pertempuran antigerilya serta memadukan taktik penjejakan dan pengejaran untuk menekan ruang gerak gerakan separatis bersenjata di Provinsi NAD.(PIN/Teguh Hadi Prayitno dan Kukuh Ary Wibowo)