Tolak Adu Banteng, Para Aktivis Spanyol Nekat Telanjang Dada

Sejumlah aktivis berunjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di depan Balai Kota di Pamplona, Spanyol utara, Rabu (5/7).

oleh Johan Fatzry diperbarui 06 Jul 2017, 11:00 WIB
Aktivis
Sejumlah aktivis berunjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di depan Balai Kota di Pamplona, Spanyol utara, Rabu (5/7).
Sejumlah aktivis berunjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di depan Balai Kota di Pamplona, Spanyol utara, (5/7). Festival San Fermin dimulai pada 6 Juli dengan Txupinazo atau seremoni. (AP Photo/Alvaro Barrientos)
Seorang Aktivis berunjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di depan Balai Kota di Pamplona, Spanyol utara, (5/7). Festival ini melibatkan banyak orang dalam pertunjukan adu banteng, musik dan tarian. (AP Photo/Alvaro Barrientos)
Para aktivis mengenakan kaos bertuliskan, '' I want a San Fermin without blood" selama unjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di depan Balai Kota di Pamplona, Spanyol utara, (5/7). (AP Photo/Alvaro Barrientos)
Seorang Akitivis mengenakan tanduk banteng saat unjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di Pamplona, Spanyol utara, (5/7). Aksi protes ini digelar sehari sebelum Festival San Fermin digelar. (AP Photo/Alvaro Barrientos)
Sejumlah aktivis berunjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di depan Balai Kota di Pamplona, Spanyol utara, (5/7). Mereka menggelar aksi menutup tubuh mereka dengan debu merah. (AP Photo/Alvaro Barrientos)
Seorang Akitivis saat unjuk rasa memprotes adu banteng dalam Festival San Fermin di Pamplona, Spanyol utara, (5/7). Aksi protes ini digelar sehari sebelum Festival San Fermin digelar. (AP Photo/Alvaro Barrientos)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya