Markas Kopassus di Papua Disegel

Markas Satgas Tribuana X disegel. Penyegelan dilakukan untuk mencari bukti-bukti baru dan data tambahan dalam mengungkap kematian Ketua PDP Theys Hiyo Eluay. Penyegelan dinilai terlambat.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Maret 2002, 08:51 WIB
Liputan6.com, Jayapura: Pusat Polisi Militer Angkatan Darat menyegel Markas Komando Pasukan Khusus Satuan Tugas Tribuana X di Jalan Hamadi, Jayapura, Papua, Sabtu (02/03). Penyegelan dilakukan untuk mempermudah penyelidikan kematian Ketua Umum Presidium Dewan Papua Theys Hiyo Eluay. Sebab, kematian Theys diduga melibatkan anggota Kopassus.

Penyegelan dipimpin Ketua Penyidik Kolonel CPM Hendardji yang dibantu Koordinator Tim Komandan Pomdam XVII Trikora Kolonel CPM Sutarna. Menurut Sutarna, penyegelan dilakukan untuk mencari data tambahan dan bukti-bukti baru. Langkah tersebut, Sutarna menambahkan, sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penanggung jawab dalam kematian Theys. Ia membantah penyegelan baru dapat dilakukan setelah 300 anggota Kopassus kembali ke Jakarta. "Itu hanya kebetulan saja," kata Sutarna.

28 Februari silam, sebanyak 300 anggota Satgas Tribuana X dipulangkan ke markas pusat di Cijantung, Jakarta Timur [baca: Dibantah Penggantian Pasukan Tribuana Terkait Kematian Theys]. Pasukan diganti dengan 200 personel Kopassus. Kemudian Satgas Tribuana X pun diganti menjadi Satgas Cenderawasih.

Sementara itu, menurut Ketua Komisi Penyelidik Nasional Kasus Theys, Koesparmono Irsan ada dua agenda penting dalam rangka mengungkap pembunuhan Ketua PDP. Pertama, mengamankan tempat kejadian perkara dan mengubah berita acara dari penyelidikan menjadi penyidikan. Melihat kinerja Puspom TNI AD, Kusparmono optimistis akhir April resume hasil penyelidikan dapat dilaporkan ke Presiden Megawati Sukarnoputri.(YYT/Rubai Kadir)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya