3 Oleh-oleh Lezat nan Unik Ini Sukses Menjadi Identitas Daerah

Tiga pengusaha kuliner dari tiga daerah di Indonesia ini yang bisa menyulap surplus keunikan hasil bumi daerahnya menjadi penganan lezat.

oleh nofie tessar pada 21 Jun 2017, 18:10 WIB
Tiga pengusaha kuliner dari tiga daerah di Indonesia ini yang bisa menyulap surplus keunikan hasil bumi daerahnya menjadi penganan lezat.

Liputan6.com, Jakarta Hari raya Idul Fitri semakin dekat, itu artinya momen kumpul keluarga di kampung halaman akan segera terlaksana. Bicara pergi ke kampung halaman pasti ada saatnya tuk kembali, nah momen ini justru paling dinanti oleh keluarga yang tidak bisa mudik atau para tetangga. Pasalnya selain menanti momen kedatangan Anda mereka juga menanti hadiah oleh-oleh dari kampung halaman.

Tak perlu bingung pasti ada saja buah tangan dari setiap provinisi di tanah air. Kreatifitas penduduk lokal dalam mengolah kekayaan hasil bumi tak jarang melahirkan buah tangan unik bagi para pelancong yang singgah. Seperti halnya tiga pengusaha kuliner dari tiga daerah di Indonesia ini yang bisa menyulap surplus keunikan hasil bumi daerahnya menjadi penganan lezat yang menggugah selera.

Bagelen Bekatul oleh-oleh khas Semarang, Jawa Tengah

Foto dok. Liputan6.com


Sisa penumbukan/penggilingan padi kedua (kulit ari beras) atau biasa disebut "bekatul" bagi orang awam mungkin hanyalah limbah pengolahan padi. Tapi di tangan Ismi ditoko rotinya yang bernama Super Roti Cake & Bakery yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, bekatul disulap menjadi bagelen (roti kering renyah) berbahan dasar bekatul yang lezat.

Selain beralasan menggunakan bahan baku yang melimpah, alasan lain Ismi berkreasi dengan bagelen yang ia olah menggunakan fruktose (gula buah) adalah untuk mengubah mindset masyarakat yang masih menganggap bagelen sebagai makanan kuno, kuliner lansia, dan rasanya yang itu-itu saja (manis).

Saat ini Lentul atau Bagelen Bekatul buatan Super Roti Cake & Bakery telah memiliki banyak varian rasa yaitu original, garlic, coklat, keju, dan khusus rasa pizza ada aneka tingkat rasa pedas. Bila Anda ke Semarang Lentul amat mudah dicari karena sudah dipasarkan di Galery UMKM balai kota Semarang, Lobby Hotel Star, Kampoeng Semarang, Pusat Oleh-oleh Lumba-lumba, dan juga dipasarkan secara online.

Cake Salak Kilo oleh-oleh khas Balikpapan, Kalimantan Timur

Foto dok. Liputan6.com


Bagi Anda yang berkampung halaman di Balikpapan pasti sudah tak asing lagi dengan Cake Salak Kilo. Ya, sudah beberapa tahun ini cake salak kilo menjadi salah satu oleh-oleh wajib dicicipi dan dibawa sebagai buah tangan saat berkunjung ke Balikpapan.

Bukan hanya karena rasanya yang lezat, bahan pembuatnya (buah salak) pun unik sehingga membuat cake legit satu ini sukses diburu para pelancong. Cake Salak Kilo ada hasil buah pemikiran dari seorang ibu muda bernama Riswahyuni karena melihat fenomena melimpahnya buah salak di kota Balikpapan. Ia cukup prihatin melihat banyak buah salak yang dibuang begitu saja saat tak laku terjual, padahal para petani salak telah mengeluarkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk membudidayakannya.

Cita rasa Cake Salak Kilo yang legit berpadu dengan kerenyahan buah salak memang begitu menggoda lidah dan sangat cocok menemani hari-hari Anda bersama orang tercinta. Tertarik mencoba cake unik satu ini? Langsung saja sambangi toko Cake Salak Kilo di Perumahan Griya Permata Asri no. 026H Balikpapan.

Nutsafir Cookies (Nusa Tenggara Barat) oleh-oleh khas Nusa Tenggara Barat

Foto dok. Liputan6.com


Biji-bijian hasil kekayaan pertanian di Lombok, Nusa Tenggara Timur menginspirasi Sayuk Wibawati dengan usahanya bernama Nutsafir untuk memproduksi dan menjual camilan bergizi dari hasil bumi tersebut. Sayuk, sang pemilik berkreasi dari resep nenek moyang yang awalnya hanya kue kacang biasa kemudian berinovasi menciptakan kue kacang dengan berbagai varian rasa.

Nutsafir Cookies tak hanya bisa dinikmati masyarakat lokal tapi juga mancanegara. Hal itu terbukti saat pameran di Guangzhu, Tiongkok. Konjen Tiongkok dan Dubes Jordania sangat menyukai cita rasa Nutsafir Cookies. Bahkan, penganan ini juga sudah diekspor sampai ke negeri Belanda.

Nutsafir memproduksi kue dengan rasa mete sebagai best seller, kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, lebui, melinjo, kopi, dan jagung. Sang pemilik pun ingin agar budaya dan adat istiadat NTT disisipkan dalam setiap hasil olahan yang dibuat di rumah dengan penuh cinta (home made with love).

Bagaimana unik-unik kan oleh-oleh dari ketiga daerah tesebut? Tak cuma unik rasanya pun dijamin lezat, tak heran kalau mereka berhasil menjadi juara nasional sebagai oleh-oleh terbaik di Indonesia di ajang Blue Band Master Oleh-oleh 2016.

Kalau Anda masih penasaran mencoba ketiga oleh-oleh unik Anda bsa mencobanya di Posko Mudik Blue Banda Master Oleh-oleh di jalur mudik berikut ini, 

- SPBU di Jl. Raya Semarang - Kendal.
- SPBU di Jl. Raya Solo - Klaten.
- SPBU & Rumah Makan Candi Mas di Jl. Raya Yogyakarta - Purworejo.
- Rest Area 125 (Bandung arah Jakarta) Tol Padaleunyi.


(Adv)

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya