Liputan6.com, Jakarta - Jika ada pemilihan tim terbaik di Liga 1 2017 selama Ramadan, Persija Jakarta adalah pemenangnya. Sempat terpuruk di tepi jurang degradasi, kini tim besutan Stefano 'Teco' Cugurra itu melesat ke papan atas.
Ya, Persija memang sempat memiliki banyak masalah di awal petualangan di Liga 1. Kemenangan 2-0 atas Persija Balikpapan di pekan perdana justru menjadi awal keterpurukan tim kebanggaan masyarakat Jakarta tersebut.
Pasalnya, usai kemenangan atas Persiba, Persija justru tak mampu meraup poin penuh dalam enam laga beruntun. Tren buruk itu membuat Teco sempat didesak mundur dari kursi pelatih. Untungnya, badai yang menerpa Persija kini telah berlalu.
Advertisement
Kemenangan 2-0 atas Arema FC menjadi titik balik Persija di Liga 1. Setelah itu, mereka melanjutkan tren positif dengan menaklukkan PS TNI 2-0, Perseru Serui 3-0, dan Sriwijaya FC 1-0. Selain empat kemenangan beruntun, mereka juga menjadi tim pertama Liga 1 yang mencetak clean sheet di lima laga berturut-turut.
Ada banyak faktor yang ikut membantu Persija mengukir catatan mengesankan itu. Liputan6.com coba membeberkan tiga kunci yang membuat Persija kini kembali menjadi tim yang disegani. Berikut rinciannya:
1. Peran Bruno Lopes
Sebagai marquee player Persija, Bruno pada awalnya ditempatkan sebagai winger. Ia diberi tugas memberikan suplai bola kepada Luiz Junior. Ternyata, posisi itu justru membuat Bruno tak bisa menunjukkan ketajamannya.
Hanya satu gol yang bisa dicetak Bruno dari lima laga. Pada akhirnya, Teco pun memutuskan untuk mengubah peran Bruno saat laga melawan Arema. Sejak itu, ia tampak lebih diberi kebebasan untuk bergerak.
Bruno pun langsung membayar kepercayaan itu dengan aksi mengesankan. Pemain kelahiran 19 Agustus 1986 itu kini sudah mengoleksi empat gol. Tiga gol di antaranya didapat dalam periode empat kemenangan beruntun Persija.
"Saya awalnya ditempatkan sebagai winger, tapi Teco mengubahnya jadi lebih bebas untuk membantu striker. Seperti Ronaldo, kadang striker kadang winger," kata Bruno usai laga melawan Arema.
2. Kualitas Kiper
Tak bisa dipungkiri, kesuksesan Persija mencetak clean sheet dalam lima laga beruntun adalah berkat ketangguhan Andritany Ardhiyasa di bawah mistar gawang. Itu adalah kali pertama bagi Persija sejak 2010.