Polri dan TNI Razia Preman Jelang Arus Mudik 2017

Setiap hari, sebanyak 10 hingga 20 preman ditangkap Polres di lingkup Polda Banten.

oleh Yandhi Deslatama diperbarui 18 Jun 2017, 12:23 WIB
Tim Buser Polresta Depok menangkap puluhan preman dan peminta sumbangan gadungan. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Serang - Setiap hari, sebanyak 10 hingga 20 preman ditangkap Polres di lingkup Polda Banten. Penangkapan tersebut merupakan langkah antisipasi guna menjamin keamanan para pemudik pada mudik lebaran 2017.

"Kita lakukan operasi pekat, hampir setiap hari di pasar, terminal, dan lokasi punya potensi kejahatan. Setiap Polres antara 10 sampai 20 yang ditangkap setiap hari dan sekarang masih terus berjalan," kata Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Minggu, (18/6/2017).

Pihak TNI pun siap membantu petugas kepolisian mengamankan tradisi arus mudik lebaran 2017. Terutama di pusat kemacetan, seperti Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten.

"Teror itu kan yang bisa membuat takut secara massal. Memperketat patroli di Merak. Patroli bersama efektif dan dilakukan terus menerus," kata Kolonel Czi Ito Hediarto, Danrem 064/Maulana Yusuf, Minggu (18/6/2017).

Sebelumnya sempat diberitakan. Minggu 11 Juni 2017, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta khusus kepada Polres Cilegon dan Polres Lampung Selatan untuk memperketat pengamanan selama arus mudik lebaran 2017 agar tidak terjadi tindakan kriminalitas.

 

 

 

 

 

Saksikan video menarik di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya