Densus 88 Tangkap Motivator Bomber Kampung Melayu

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan WT dan MA dilakukan Rabu 7 Juni 2017 sekitar pukul 08.00 WIB.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 07 Jun 2017, 13:30 WIB
Anggota Brimob mengecek kondisi dekat TKP bom bunuh diri di Halte TransJakarta Terminal Kampung Melayu, Kamis (26/5). Bom Kampung Melayu yang terjadi Rabu malam menewaskan tiga polisi dan dua orang yang diduga pelaku. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua pria berinisial WT dan MA. Dua pria asal Kabupaten Bandung itu diduga terlibat kasus ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan terhadap WT dan MA dilakukan pada Rabu 7 Juni 2017 sekitar pukul 08.30 WIB. Keduanya ditangkap dari dua tempat yang berbeda.

"Benar tadi pagi ada penangkapan salah satu terduga teroris bernisial WT dan MA. Ditangkap di rumahnya masing-masing di Kabupaten Bandung, Jawa Barat," kata Yusri di Pos Polisi Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/6/2017).

Menurut Yusri, WT dan MA merupakan salah satu pimpinan Yayasan As Sunnah di Cileunyi, Bandung. Keduanya juga berperan sebagai motivator bagi dua pelaku bom bunuh diri Ahmad Sukri dan Ihwan Nurul Salam.

"Jadi lima hari sebelum peledakan bom Kampung Melayu, mereka (WT dan MA) memberi motivator atau tausiyah kepada AS sama INS," ucap Yusri.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya