Jelang Final, Rumah Bintang NBA Jadi Korban Vandalisme

LeBron James adalah pemain paling tajam di playoff NBA

oleh Achmad Yani Yustiawan diperbarui 01 Jun 2017, 18:30 WIB
LeBron James saat melawan Boston Celtics, pada babak Final NBA wilayah timur, Sabtu (26/5/2017) (AP Photo/Elise Amendola)

Liputan6.com, Jakarta Rumah bintang bola basket LeBron James di Los Angeles terkena aksi vandalisme kata-kata rasial. Kejadian ini berlangsung satu hari sebelum pemain Cleveland Cavaliers itu, masuk ke lapangan pada pertandingan pertama final NBA.

Menurut keterangan polisi, Rabu 30 Mei 2017 kemarin, grafiti dibuat menggunakan cat semprot di gerbang depan rumah James.

Para penyelidik sedang mencari kemungkinan tersangka yang terlibat dalam aksi vandalisme ini. Demikian kata juru bicara kepolisian Los Angeles Norma Eisenman.

Namun, Eisenman menolak untuk mengatakan isi ejekan rasial yang dituliskan di grafiti itu.

Tapi yang jelas, kata Eisenman, James (32) sedang tidak berada di kediamannya di Los Angeles barat saat aksi tersebut terjadi. James, juara NBA sebanyak tiga kali, merupakan pria Afrika-Amerika.

Ia adalah pemain paling tajam di playoff NBA dan menjadi Pemain Terbaik liga sebanyak empat kali. Cavaliers dijadwalkan untuk bertanding pada Kamis melawan Golden State Warriors di Oakland, California.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya