20 Tahun Ditinggal Putri Diana, Pangeran William Masih Berduka

Pangeran William mengaku sangat susah mengatasi kesedihannya jika mengingat sang ibu.

oleh Fajarina Nurin diperbarui 30 Mei 2017, 20:36 WIB
Pangeran William mengaku sangat susah mengatasi kesedihannya jika mengingat sang ibu.

Liputan6.com, London - Dunia tentu sudah tahu bahwa Pangeran William kehilangan ibundanya, Putri Diana dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris, 1997. Namun, tak banyak yang tahu bahwa ayah dua anak itu menyimpan kesedihan akibat hal itu hingga dua dekade, hingga kini.

Dalam sebuah kesempatan langka, Pangeran William melakukan wawancara bersama Alastair Campbell untuk majalah British GQ edisi Juli. Melalui wawancara itu, sang pangeran berbicara soal kehidupannya setelah sang ibu meninggal dunia.

 

Foto dok. Liputan6.com

Pangeran William mengaku butuh waktu cukup lama untuk tegar dalam menghadapi takdir. "Aku sudah lebih baik soal hal itu sekarang. Aku bisa berbicara lebih terbuka tentang dia, lebih jujur, dan aku bisa mengingatnya lebih baik," ujar Pangeran William.

Dua dekade telah terlewati dan perasaan sakit itu belum juga hilang. "Aku butuh waktu dua puluh tahun untuk bisa kuat. Bahkan hingga sekarang, hal itu masih terasa berat," lanjut Pangeran William.

Status Putri Diana yang merupakan keluarga kerajaan membuat dirinya sangat tenar di seluruh dunia. Kepopuleran itu lah yang membebani kehidupannya, juga kehidupan Pangeran William. Bagaimana tidak, seluruh cerita, skandal, hingga kehidupan sehari-hari menjadi santapan publik setiap hari.

"Ini tidak seperti kesedihan yang banyak dialami orang, karena semua orang tahu tentang hal ini, semua orang tahu ceritanya, semua orang tahu tentang dia (Putri Diana). Berbeda dengan orang kebanyakan yang bisa memilih, mau membagi kisahnya dengan orang lain atau justru menyimpannya sendiri," ungkap Pangeran William.

 

Pangeran William, Putri Diana, dan Pangeran Harry dalam satu kesempatan (Vanity Fair)

Dua puluh tahun berlalu, Pangeran William masih menginginkan kehadiran Putri Diana di hidupnya. Kenyataan bahwa sang istri, Kate Middleton dan anak-anaknya tak dapat bertemu sang ibu terkadang membuatnya patah hati.

"Aku ingin mendengar nasihatnya. Aku ingin dia bertemu Catherine dan melihat anak-anakku tumbuh besar. Aku sedih karena tahu hal itu tak akan terjadi, mereka tak akan pernah mengenal ibuku," Pangeran William menandaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya