MotoGP 2017: Bos Ducati Beda Pendapat dengan Lorenzo

Lorenzo menuding sejauh MotoGP 2017, Ducati hanya fokus pengembangan mesin motor.

oleh Liputan6.com diperbarui 28 Mei 2017, 16:45 WIB
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, hanya mampu berada di peringkkat ke-16 dengan waktu 1 menit 32,830 detik pada kualifikasi MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Sarthe, Sabtu (20/5/2017). (EPA/Eddy Lemaistre)

Liputan6.com, Bologna - General Manager Ducati Corse MotoGP, Luigi 'Gigi' Dall'Igna menolak pernyataan Jorge Lorenzo yang menyebut timnya hanya fokus pada pengembangan motor Desmocedici GP17. Tuduhan Lorenzo dinilai amat melukai perasaan banyak pihak di markas Borgo Panigale, Bologna, Italia.

Dall'Igna menekankan saat ini Ducati memang tengah berada di jalur yang tepat dalam pengembangan motor dan tidak selalu fokus pada mesin. Tapi, bagaimanapun tim Pabrikan Italia tentu sangat mengharapkan hasil yang bagus dari kedua pembalap mereka yakni, Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Dari lima balapan yang telah dijalani Lorenzo maupun Dovizioso belum memberikan kemenangan di MotoGP musim ini. Posisi terbaik Ducati berada di podium kedua (Qatar) dan ketiga saat menjalani balapan di Jerez, Spanyol.

"Saya berharap lebih dan saya tidak senang tentang itu. Kami telah mencatat apa yang terjadi dan ke mana kami harus mengikuti perkembangan teknis," ucap Dall'Igna, seperti dikutip dari Motogp.pl.

"Sekarang datang hasil yang tepat. Kami juga tahu bagaimana cara perbaikan. Jorge dan Andrea adalah pembalap yang sangat sensitif, yang memiliki ide yang akurat tentang apa yang mereka inginkan terutama motor yang cepat. Sehingga informasi mereka sangat penting untuk pembangunan," terangnya.

Mengenai tuduhan Lorenzo yang menyatakan tim Ducati terlalu fokus pada pengembangan mesin. Dall'Igna menjelaskan bahwa dirinya tidak berpikir tim hanya menghabiskan waktu pada bagian tersebut. Karena ada banyak aspek yang harus dikerjakan untuk memberikan motor yang kompetitif di ajang MotoGP.

"Saya tidak berpikir bahwa terlalu banyak fokus pada aspek ini. Kami memang sedang bekerja pada mesin, tetapi juga pada elektronik, aerodinamis dan chassis. Pada tahun lalu motor kami memiliki keseimbangan yang baik dan Dovizioso adalah pemain yang memiliki putaran di Aragon dan bisa mengumpulkan poin terbanyak," jelas Dall'Igna.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya