Liputan6.com, Jakarta Musim 2016-17 di sepak bola Eropa mungkin sudah berakhir. Namun, masih banyak hal menarik yang patut untuk dibahas, termasuk munculnya bek-bek hebat yang namanya mencuat berkat aksinya musim ini.
Akhir musim memang menjadi kesempatan tersendiri bagi para pemain untuk menilai diri sendiri. Mereka bakal mengukur peluang berkat penampilan selama semusim lalu. Karena memang pasar transfer yang datang sangat tergantung dengan diri mereka sendiri.
Dari berbagai posisi, bek menjadi paling banyak yang diperhatikan setelah kiper. Hal ini disebabkan fakta bahwa satu kesalahan dapat menyebabkan sebuah gol. Sedang, gelandang dan penyerang tak tanggung jawab atas kekalahan.
Nah, bek-bek di bawah ini bisa dibilang muncul ke permukaan karena sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Padahal sebelumnya, mereka dipandang sebelah mata atau malah tak dihiraukan.
Michael Keane menjadi contohnya. Sempat dibuang Manchester United, dia malah tampil mengesankan di Burnley. Dimulai dari Keane, berikut lima bek yang namanya bersinar musim ini dikutip Sportskeeda:
Advertisement
5. Michael Keane, Burnley
Keane memang sukses membungkam para pengkritik dengan penampilannya di Burnley. Dia memulai karirnya di akademi Manchester United dan sebenarnya tampil secara apik untuk tim utama. Namun masuknya pemain baru dan perubahan manajer menyebabkan anak muda itu meninggalkan klub.
Burnley awalnya cuma meminjam Keane. Tapi mereka memahami potensinya dan mendatangkannya secara permanen pada bulan Januari 2015. Berduet dengan Ben Mee, Keane membawa Burnley hanya kebobolan 20 gol di kandang sendiri dan meraih 6 clean-sheets di Liga Inggris.
Keane yang berusia 24 tahun adalah bek modern. Musim yang hebat telah melihat harganya naik dan dia juga telah menerima caps pertamanya di Inggris kala melawan Jerman. Karena itu, tak mengherankan jika mantan klubnya, Manchester United bersama Liverpool dan Tottenham berlomba mendapatkan jasanya sebelum dimulainya musim depan.
4. Benjamin Hubner, Hoffenheim
RB Leipzig memang tampil mengejutkan di Bundesliga. Tapi, Hoffenheim tak kalah mengesankan. Setelah dicap sebagai tim underdog, mereka kini bersaing untuk ker Eropa musim depan dengan finis di urutan keempat.
Nama yang paling disorot atas keberhasilan mereka adalah sang bek, Benjamin Hubner. Dia bergabung dari Ingolstadt musim panas lalu dan langsung jadi pemain penting di Hoffenheim.
Tinggi, tangguh dalam mengatasi dan umpan bola yang bagus, bek Jerman itu sangat spektakuler untuk Hoffenheim. Dia telah memenangkan 2,6 header per laga.
Dia juga berjasa kala Die Kraichgauer, julukan Hoffenheim, hanya takluk empat kali dan cuma kebobolan 37 gol. Jelas, dia penemuan luar biasa dari Julian Nagelsmann.