Grab Resmi Umumkan Kehadiran Pusat R&D di Jakarta

Rencananya, fasilitas riset dan pengembangan di lahan yang kini ditempati oleh Kudo

oleh Agustinus Mario Damar diperbarui 18 Mei 2017, 20:30 WIB
Peluncuran Grab 4 Indonesia tahap kedua

Liputan6.com, Jakarta - Melanjutkan komitmen yang sudah dibuatnya tiga bulan lalu, Grab mengumumkan sejumlah hasil terkini yang masuk dalam master plan 2020 'Grab 4 Indonesia'. Salah satunya adalah membuka pusat research and development (R&D) di Jakarta.

Pusat riset dan pengembangan Grab ini berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta. Lokasi baru ini melengkapi jaringan pusat R&D global Grab yang terletak di Bangalore, Ho Chi Minh City, Seattle, dan Singapura.

Rencananya, fasilitas ini akan menampung lebih dari 200 insinyur pada akhir 2017. Adapun pengembangan fasilitas dilakukan pada tempat yang kini ditempati Kudo dengan luas 4.500 meter persegi.

Sebagai informasi, Grab baru saja menyelesaikan integrasi dengan Kudo, platform O2O (online to offline) di Indonesia. Dengan integrasi dan pembukaan pusat R&D, Grab kini tengah memulai tahap kedua dari rencana Grab 4 Indonesia.

Lingkup kerja para insinyur di Indonesia akan meliputi integrasi layanan mitra ke aplikasi Grab, penciptaan fitur baru untuk GrabPay, serta fitur untuk mitra pengemudi yang akan menjadikan proses pembayaran dan pemesanan lewat aplikasi semakin mudah.

"Kami berkomitmen mengambil bagian dalam upaya untuk menjadikan ekonomi digital sebagai kekuatan Indonesia di masa depan dengan membangun kapabilitas teknologi di Tanah Air," ujar Managing Director, Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata dalam keterangan resminya, Kamis (18/5/2017).

Grab juga sekaligus meluncurkan tahap kedua dari Grab 4 Indonesia. Target yang masuk dalam tahap kedua dari rencana besar ini adalah melahirkan 5 juta wirausahawan mikro di Indonesia pada 2018.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang hadir dalam acara itu turut mengapresiasi capaian Grab sampai saat ini.

"Pengembangan R&D di Jakarta merupakan contoh nyata tenaga insinyur di Indonesia adalah tenaga unggul dan dapat menjadikan negara ini menjadi pemain utama di Asia Tenggara," ujarnya.

Di sisi lain, integrasi dengan Kudo pun sudah mulai membayar dividen. Tim insinyur dari Grab dan Kudo telah menciptakan modul onboarding pada aplikasi Kudo, dengan 400 ribu agen resmi Kudo mulai memakai layanan mitra pengemudi dalam aplikasi Grab.

Langkah tersebut dapat mendukung ekspansi basis mitra pengemudi di seluruh Indonesia. Selain itu, mitra pengemudi Grab juga dapat memperoleh sumber pendapatan baru melalui aplikasi Kudo dengan menjadi agen dan menjual barang secara online.

(Dam/Isk)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya