Jadi Mayat, Aktris The Autopsy of Jane Doe Bugil 8 Jam

Dalam The Autopsy of Jane Doe, Olwen Kelly tampil sebagai mayat wanita yang belum teridentifikasi.

oleh Ruly Riantrisnanto diperbarui 18 Mei 2017, 14:40 WIB
Dalam The Autopsy of Jane Doe, Olwen Kelly tampil sebagai mayat wanita yang belum teridentifikasi.

Liputan6.com, Los Angeles - Saat ini, bioskop-bioskop Indonesia tengah menampilkan film bertajuk The Autopsy of Jane Doe. Dalam film bertema horor supernatural itu, terdapat penampilan model sekaligus aktris muda asal Irlandia, Olwen Kelly.

Tak tanggung-tanggung, Olwen Kelly menanggalkan seluruh pakaiannya selama syuting The Autopsy of Jane Doe berlangsung. Ia tampil sebagai sesosok mayat wanita yang belum teridentifikasi dan dijuluki oleh para penyidik dengan sebutan Jane Doe.

Adegan dalam The Autopsy of Jane Doe. (victoriaadvocate.com)

Seperti disampaikan Rte.ie, beberapa waktu lalu, Olwen Kelly harus berbaring dalam waktu lama saat syuting The Autopsy of Jane Doe yang berlangsung selama lima minggu. Meskipun hanya berbaring, penampilannya menuai banyak pujian dan bisa dibilang sejajar dengan dua bintang utamanya, Brian Cox dan Emile Hirsch.

Saat premiere film The Autopsy of Jane Doe yang digelar di Toronto Film Festival tahun lalu, pujian langsung bertebaran kepadanya. The Hollywood Reporter mengatakan, "Aktris Irlandia Olwen Kelly juga layak disebut lewat penampilan yang tak lazim sebagai mayat, belajar yoga dan meditasi untuk membantunya berbaring dengan sempurna selama berjam-jam."

Mendengar pujian tersebut, Olwen Kelly tertawa sambil menjelaskan perasaannya terhadap pujian tersebut. "Itu pada dasarnya lima minggu diam terbaring, jadi saya rasa itu adalah sebuah prestasi tersendiri!" katanya.

Olwen Kelly dalam The Autopsy of Jane Doe. (worldyoganews.com)

Selama syuting, sang aktris terkadang harus berbaring selama delapan jam sehari. Kemampuannya dalam yoga ia akui membantunya bisa diam dengan sangat lama. "Pada saat saya cukup banyak melakukan yoga dan meditasi yang terdengar agak menggelikan, itu benar-benar membantu," kata dia kepada The Ryan Tubridy Show di RTE Radio 1.

"Bahkan ketika saya mulai melakukan yoga dan bermeditasi, saya tidak dapat melakukannya lebih dari satu menit sebelum pikiran saya mulai bosan, dan tentu saja ketika kau mulai bosan dan kau mencoba untuk berbaring diam kau secara tidak sengaja mulai berkedut. Jadi itu sangat menolong, pernapasan dangkal, dan menjadi sangat tenang secara keseluruhan," lanjutnya.

Model OIwen Kelly. (Pinterest)

Menurut Olwen Kelly, pengalamannya sebagai model juga sangat berpengaruh atas kesuksesan penampilannya sebagai mayat. "Aku benar-benar harus sangat peka dengan tubuh saya sendiri dan saya kira sebagai model cukup untuk mengendalikan tubuh," katanya kepada Tubridy

Olwen Kelly, kini menetap di London setelah belajar ilmu sains di NUI Maynooth dan sempat membintangi film Irlandia bertajuk Darkness on the Edge of Town pada 2014.

Sementara itu, The Autopsy of Jane Doe disutradarai oleh sineas asal Norwegia, Andre Ovredal, yang sebelumnya mengerjakan proyek film Trollhunters. Film yang awalnya bergelut pada autopsi mayat ini, berubah menjadi sebuah warna horor supernatural yang mengerikan. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya