Jelang Ramadan, BPOM Surabaya Razia Makanan Tak Layak

BPOM Surabaya meminta karyawan supermarket menarik produk yang rusak dari rak pajangan.

oleh Liputan6.com diperbarui 17 Mei 2017, 14:01 WIB
BPOM Surabaya meminta karyawan supermarket menarik produk yang rusak dari rak pajangan. (Liputan 6 SCTV)

Liputan6.com, Surabaya - Menjelang Ramadan, petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, menggelar razia makanan dan minuman di sejumlah supermarket di Kawasan Mulyorejo, Surabaya.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Rabu (17/5/2017), petugas gabungan memeriksa setiap rak makanan dan minuman. Mereka dengan cermat mengawasi kemasan dan waktu kedaluarsa makanan dan minuman yang dijual. Petugas juga mengawasi harga sembako yang dijual di supermarket.

Dalam razia ini petugas gabungan menemukan minuman dalam kemasan kaleng yang sudah rusak. Petugas meminta karyawan supermarket menarik produk tersebut dari rak pajangan.

Petugas menegaskan kepada pengelola supermarket untuk tidak menjual makanan dan minuman kaleng yang sudah rusak dan kedaluarsa. Apabila melanggar, petugas akan memberi sanksi hingga pencabutan izin.

Sementara itu, ratusan warga langsung menyerbu pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Jambi, Rabu pagi. Warga yang mayoritas ibu-ibu berdesakan demi mendapatkan paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung dan susu.

Petugas sempat kewalahan mengatur warga yang antusias untuk mendapatkan paket yang lebih murah Rp 26 ribu dari harga di pasaran.

Pasar murah merupakan salah satu upaya pemerintah kota untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan menjelang Ramadan. Pemerintah Kota Jambi menyiapkan pasar murah di 11 lokasi di Kota Jambi dengan 7.500 paket sembako di masing-masing pasar murah.

Saksikan selengkapnya video BPOM Surabaya razia makanan tak layak di supermarket.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya