Hubungi Nomor Ini Jika Kena Serangan Ransomware WannaCry

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengimbau masyarakat tidak perlu panik terkena dampak serangan ransomware WannaCry.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 15 Mei 2017, 11:01 WIB
Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin mengecek pasukan pada upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) Kepolisian Perairan dan Udara (Pol Airud) yang ke-66 di Jakarta, Kamis (1/12). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Serangan virus ransomware WannaCry akhir pekan lalu membuat geger dunia. Di Indonesia, menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), network sharing Rumah Sakit Harapan Kita dan Dharmais telah terserang virus tersebut.

Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam dalam menghadapi serangan malware ganas ini.

"Sekarang tim Cyber Crime Mabes Polri sedang koordinasi dengan semua tim siber nasional, karena 100 negara sudah kena di seluruh belahan dunia," kata Syafruddin di kediaman dinas Wapres Jusuf Kalla, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengimbau masyarakat tidak perlu panik, karena WannaCry hanya menyerang komputer yang menjalankan Microsoft Windows versi 2010 ke bawah dan sebelumnya.

"Masyarakat tidak usah panik. Pemerintah sejak Sabtu kemarin sudah memonitor dan berkoordinasi dengan tim internasional untuk mengantisipasi hal ini (ransomware WannaCry)," kata Rudiantara, Jakarta, kemarin.

Menurut pantauan tim Kemenkominfo, sejak 13-14 Mei 2017, negara yang terkena dampak paling besar dari ransomware WannaCry adalah Inggris.

Untuk mengantisipasi serangan WannaCry, Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) merilis tips pencegahan infeksi ransomware tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

1. Putuskan koneksi jaringan internet dengan mencabut kabel LAN dan atau matikan koneksi WiFi.
2. Matikan Macros dan SMB Service, lalu aktifkan Firewall Block Port 139, 445, 3389.
3. Download Tools dan Security Patch secara manual dari komputer lain, simpan di USB flashdrive.
4. Install Tools dan Security Patch yang sudah diunduh ke komputer target (korban).
5. Jalankan full scan menggunakan antivirus dengan fitur Total Security yang update.
6. Lakukan backup data penting ke media penyimpanan lain yang aman dan bersih (tidak terinfeksi).
7. Apabila ada kesulitan dan membutuhkan bantuan dan langkah teknis detail, silakan hubungi nomor telepon 021 31925551, 021 31935556 (nomor ID-SIRTII).

Untuk diketahui, WannaCry menyerang sedikitnya 16 rumah sakit di Inggris dan telah meneror sekitar 99 negara dalam waktu singkat. Masih ada kemungkinan serangan ini akan menyebar lebih luas.

Menurut ID-SIRTII, Wannacry mengincar PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan atau celah terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya