Kampung Dolanan, Kenalkan Permainan Tradisional yang Dilupakan

Sebanyak 15-20 jenis permainan dibawa oleh Kampoeng Dolanan

oleh Liputan6 diperbarui 06 Mei 2017, 19:30 WIB
Foto: Kampoeng Dolanan

Liputan6.com, Jakarta Punahnya permainan tradisional yang kini mulai ditelan zaman membuat pemuda yang berdomisili di Surabaya berkeinginan kuat mengenalkan, memainkan dan melestarikan permainan tradisional. Kampoeng dolanan adalah nama komunitas yang diisi oleh para pemuda yang giat untuk melestarikan permainan tradisional.

Jumat, 5 Mei 2017 Kampoeng dolanan hadir untuk mengenalkan permainan tradisional di SDN Rangkah IV/166 Surabaya bersama ratusan anak dari kelas 3 dan 4.

Animonya anak-anak sungguh luar biasa, bahkan mereka rapi sekali dan menurut pada cak lan dan ning lan yang bertugas sebagai koordinator lapangan saat Kampoeng Dolanan melakukan road show.

Foto: Kampoeng Dolanan

Sebanyak 15-20 jenis permainan dibawa oleh Kampoeng Dolanan dan dikenalkan kepada ratusan anak-anak tersebut. Terhitung sejak bulan Januari, Kampoeng Dolanan sudah melakukan roadshow yang ke-23.

"Roadshow di SDN Rangkah IV/166 ini yang ke-23 dari serangkaian program road show yangkami lakukan, "terang Mustofa Sam selaku Ketua Komunitas Kampoeng Dolanan.

Pada kunjungan tadi anak-anak bermain tarik tambang, lompat tali, kotak pos, engkle, balap karung Moto GP, benteng-bentengan dan lain-lain.

Geliat permainan tradisional sudah sangat rutin dilakukan oleh Kampoeng Dolanan. Mereka mempunyai program rutin yang dilaksanakan setiap minggu di CFD Tunjungan, ada sambang sekolah, sambang kampung, sambang dalan, sambang event/acara dan sambang komunitas.

Harapannya agar anak-anak bisa kembali pada masa yang penuh keceriaan, berlatih untuk bersosialasi kepada masyarakat atau teman sebayanya.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya